BERITA TERKINI
Konser Jazz Meets Pop Hadirkan Perpaduan Jaz dan Pop untuk Dekatkan Genre Jaz ke Anak Muda

Konser Jazz Meets Pop Hadirkan Perpaduan Jaz dan Pop untuk Dekatkan Genre Jaz ke Anak Muda

Jakarta—Musik jaz kerap dianggap sebagai genre yang eksklusif dan tidak mudah dinikmati oleh kalangan luas. Anggapan tersebut coba dipatahkan lewat konser bertajuk Jazz Meets Pop yang digelar Pop Asia bersama Nayasta dalam rangka memperingati International Jazz Day 2026.

Konser ini menampilkan perpaduan musik jaz dengan sentuhan pop kontemporer. Konsep tersebut dikemas dengan pendekatan yang lebih ringan agar selaras dengan selera generasi muda, tanpa meninggalkan karakter harmoni jaz.

Direktur Nayasta, Mariam Kartikatresni, menyatakan Jazz Meets Pop tidak hanya menjadi pertunjukan musik, tetapi juga ruang kolaborasi lintas genre untuk memperluas jangkauan penikmat jaz di Indonesia.

“Aransemen lagu-lagu populer dipadukan dengan harmoni jaz sehingga tetap terasa ringan dan mudah dinikmati berbagai kalangan,” ujar Mariam dalam keterangannya, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi Nayasta dan Pop Asia diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial. Menurutnya, kegiatan ini berpeluang berkembang menjadi agenda tahunan yang turut mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional.

Sejumlah musisi meramaikan panggung, antara lain Barry Likumahuwa, Monita Tahalea, Adikara, Ardhito Pramono, serta Pamungkas sebagai penampil utama. Mereka juga berkolaborasi dengan talenta muda, termasuk Alonzo Brata.

Konser digelar di Anjungan Sarinah, ruang publik ikonik di pusat Kota Jakarta yang belakangan kerap menjadi lokasi berbagai pertunjukan kreatif dan seni. Mariam menilai pemilihan ruang publik menjadi langkah penting untuk memperkenalkan musik jaz secara lebih organik kepada generasi muda.

“Kami ingin menciptakan regenerasi pendengar. Ketika musik jaz hadir di ruang publik seperti Sarinah, anak muda bisa mengenal dan menikmati keragaman musik ini dengan lebih dekat,” katanya.

Rangkaian penampilan dalam konser tersebut menarik sekitar 2.000 hingga 3.000 penonton dari berbagai kalangan, mulai dari generasi Z hingga penikmat musik jaz.