BERITA TERKINI
Kohar Kahler Rilis Single “Watashi No Subete” Bersama Debby Peony pada Maret 2026

Kohar Kahler Rilis Single “Watashi No Subete” Bersama Debby Peony pada Maret 2026

Musisi Kohar Kahler kembali merilis karya terbaru pada 2026 melalui single berjudul Watashi No Subete. Lagu ini dibawakan bersama penyanyi asal Solo, Debby Peony. Debby Peony diketahui lahir di Solo pada 24 Februari 1972, sementara Kohar Kahler lahir pada 28 Oktober 1971.

Kohar Kahler memulai kariernya pada 1994 sebagai gitaris rock dan terlibat dalam berbagai proyek album penyanyi solo maupun grup band di Indonesia. Pada 1997, ia memperluas perannya sebagai arranger dan penulis lagu di sejumlah perusahaan rekaman, termasuk Blackboard, Musica, Universal, hingga Sony Music. Hingga kini, ia disebut masih aktif berkontribusi dalam produksi musik dan industri hiburan di Tanah Air.

Dalam Watashi No Subete, Kohar Kahler menghadirkan konsep perpaduan lirik berbahasa Indonesia dan Jepang dalam satu komposisi. Penggabungan dua bahasa tersebut ditujukan untuk menghadirkan nuansa lintas budaya sekaligus memperluas jangkauan pendengar, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional.

Sepanjang perjalanan kariernya, Kohar Kahler tercatat terlibat dalam berbagai proyek bersama sejumlah musisi dan penyanyi, di antaranya Mayang Sari, Ahmad Albar, Amy Search, Poppy Mercury, hingga mendiang Nike Ardilla. Ia juga pernah menjalin kerja sama dengan musisi mancanegara, termasuk artis asal Korea Selatan, Kim Dong Gyun.

Untuk proyek ini, Debby Peony dipilih sebagai vokalis utama. Ia disebut dipilih karena dinilai memiliki karakter vokal yang kuat serta kemampuan menyampaikan emosi lagu secara mendalam. Proses kolaborasi keduanya berlangsung singkat, namun keduanya dikatakan memiliki visi yang selaras untuk menghadirkan karya yang kuat secara musikal dan menyentuh secara emosional.

Single Watashi No Subete resmi dirilis pada Maret 2026 di bawah naungan KD Music Production. Dalam proses produksinya, Evi Susianti terlibat membantu revisi dan koreksi lirik berbahasa Jepang agar sesuai secara tata bahasa dan makna. Sementara itu, Andrey Arief menangani penyuntingan gambar sekaligus penggarapan video klip.

Melalui perpaduan unsur budaya Indonesia dan Jepang, lagu ini diharapkan dapat memberi warna baru di industri musik Indonesia serta menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk pendengar internasional.