BERITA TERKINI
Ketua Asosiasi Musik Ho Chi Minh: Lip-sync Merusak Nilai Pertunjukan Langsung dan Hak Penonton

Ketua Asosiasi Musik Ho Chi Minh: Lip-sync Merusak Nilai Pertunjukan Langsung dan Hak Penonton

Praktik lip-sync dalam pertunjukan musik dinilai tidak hanya menurunkan kualitas seni, tetapi juga melanggar hak penonton untuk menikmati karya yang otentik. Pandangan ini disampaikan musisi Nguyen Quang Vinh, Ketua Asosiasi Musik Kota Ho Chi Minh, dalam keterangannya kepada surat kabar Thanh Nien.

Nguyen Quang Vinh menekankan bahwa esensi seni pertunjukan musik terletak pada unsur “pertunjukan langsung” yang menjadi jiwa panggung. Menurutnya, emosi, energi, dan interaksi antara artis dan penonton hanya dapat tercipta secara utuh ketika penampilan berlangsung secara real time.

Ia menilai penggunaan rekaman vokal secara berlebihan untuk menggantikan nyanyian langsung mengurangi nilai inti seni pertunjukan. Praktik tersebut, kata dia, bahkan dapat dipandang sebagai pelanggaran terhadap hak publik atas apresiasi artistik yang sejati. Ia juga menyebut bahwa penekanan mengenai hal itu telah ditegaskan oleh lembaga pengelola negara dalam dokumen dari Departemen Kebudayaan dan Olahraga Kota Ho Chi Minh.

Lebih lanjut, ia menyatakan lip-sync oleh penyanyi tidak dapat diterima dalam pertunjukan langsung. Terutama bagi penyanyi dengan keterbatasan vokal yang tetap tampil secara profesional, penggunaan lip-sync yang berlebihan dinilai dapat memunculkan konsekuensi negatif.

Nguyen Quang Vinh mengingatkan bahwa praktik tersebut berpotensi mendistorsi standar profesional, menciptakan rasa kompetensi palsu di pasar, serta berdampak buruk pada generasi muda seniman yang sedang membentuk pemahaman mereka tentang profesi. “Seniman harus mencari nafkah berdasarkan kemampuan mereka yang sebenarnya. Teknologi seharusnya hanya menjadi alat pendukung, bukan pengganti bakat mereka,” ujarnya.