BERITA TERKINI
HUT ke-59 PTFI, Tribal Musik Papua Apresiasi Ruang Tampil bagi Musisi dan Seniman Lokal

HUT ke-59 PTFI, Tribal Musik Papua Apresiasi Ruang Tampil bagi Musisi dan Seniman Lokal

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 PT Freeport Indonesia (PTFI) pada Selasa, 7 April 2026, menjadi momentum untuk menyoroti peran perusahaan yang tidak hanya bergerak di sektor pertambangan, tetapi juga memberi ruang bagi perkembangan industri kreatif di Tanah Papua.

Di wilayah operasional PTFI, berbagai panggung hiburan yang digelar perusahaan selama ini disebut turut membuka kesempatan bagi musisi dan seniman Papua untuk tampil dan dikenal lebih luas. Dalam sejumlah kegiatan internal maupun eksternal, PTFI kerap melibatkan artis lokal sebagai bagian utama dari rangkaian acara, di tengah kondisi terbatasnya panggung profesional di wilayah timur Indonesia.

Sejumlah nama musisi Papua disebut pernah tampil dalam berbagai event perusahaan, mulai dari Nowela Auparay hingga musisi daerah seperti Mace Purba, Whillyano, Shine of Black, serta Dave Solution Band. Selain itu, komedian lokal Yewen dan berbagai grup band lokal dari Papua dan Papua Tengah juga mendapatkan kesempatan tampil di hadapan penonton dalam skala besar.

Kehadiran panggung berskala besar ini dinilai tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan tidak langsung bagi talenta lokal. Kesempatan tampil di acara besar disebut dapat membantu musisi meningkatkan profesionalisme, memperluas jaringan, serta membangun kepercayaan diri sebagai pelaku industri kreatif.

Dampak kegiatan tersebut juga dikaitkan dengan perputaran ekonomi di sektor kreatif. Setiap kegiatan besar melibatkan tenaga kerja lokal, seperti teknisi panggung, operator multimedia, hingga kru produksi, yang membentuk rantai kerja di bidang event dan hiburan.

Dalam pelaksanaannya, PTFI turut menggandeng mitra lokal, termasuk komunitas dan penyedia layanan event di Papua. Salah satu mitra yang terlibat adalah Tribal Musik Papua yang mendukung aspek teknis dan hiburan pada sejumlah kegiatan perusahaan.

Pimpinan Tribal Musik Papua, Dharma Permatasari Kajang, menilai kebijakan PTFI dalam industri event sebagai langkah progresif yang patut diapresiasi. Ia menyebut komitmen perusahaan memberi ruang bagi musisi Papua sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan seni dan budaya lokal.

“Selamat ulang tahun PT Freeport Indonesia ke-59 tahun. Kami mengapresiasi komitmen PTFI yang terus memberikan kesempatan bagi musisi dan seniman Papua untuk berkarya di panggung-panggung besar,” ujarnya.

Dalam konteks yang lebih luas, dukungan melalui penyelenggaraan event ini dipandang mencerminkan perubahan cara pandang mengenai peran perusahaan besar di daerah, yang tidak hanya berfokus pada produksi dan keuntungan ekonomi, tetapi juga menyentuh pembangunan manusia serta budaya. Di Papua, keterbatasan akses terhadap panggung profesional membuat kehadiran event berskala besar menjadi salah satu faktor pendorong bagi tumbuhnya generasi baru musisi dan seniman kreatif.

HUT ke-59 PTFI sekaligus menjadi pengingat bahwa investasi pada seni dan budaya dapat hadir melalui kebijakan yang konsisten, termasuk membuka ruang tampil bagi talenta lokal di berbagai kegiatan perusahaan.