Duo musisi Gery Gany menghadirkan proyek live session bertajuk #TimurPride. Inisiatif ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan musisi dari Indonesia Timur dalam satu panggung, dengan penekanan pada identitas dan warna musik lokal.
Proyek #TimurPride digarap bersama E-Motion Entertainment sebagai label yang menaungi Gery Gany serta Live at Folkative!, platform yang dikenal lewat konsep live session intim. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman musikal yang lebih dekat dengan penonton.
Dalam #TimurPride, Gery Gany menggandeng sejumlah musisi lintas generasi. Sejumlah nama yang terlibat antara lain Betrand Peto, GAC (Gamaliel Audrey Cantika), Mario G Klau, Novia Bachmid, Nowela, Prince Poetiray, hingga Rayen Pono.
Selain daftar tersebut, proyek ini juga menyimpan satu kolaborator yang identitasnya masih dirahasiakan. Keberadaan nama yang belum diumumkan itu menambah rasa penasaran publik terhadap rangkaian #TimurPride.
Pengumuman para kolaborator pertama kali disampaikan melalui akun Instagram resmi Gery Gany pada 7 April. Setelah itu, antusiasme warganet meningkat dan proyek ini menjadi perbincangan di media sosial.
Video Live Session #TimurPride yang dirilis pada 10 April disebut mendapat respons positif. Penonton memberikan apresiasi terhadap kualitas vokal para musisi, aransemen musik, serta chemistry yang dinilai mengalir dalam setiap penampilan.
Live Session #TimurPride kini tersedia di YouTube. Proyek ini diposisikan sebagai hiburan sekaligus perayaan identitas musik dari kawasan Timur Indonesia.
“Melalui kolaborasi ini, kami berupaya membuka lebih banyak peluang bagi musisi Indonesia, khususnya dari wilayah Timur, untuk berkembang dan dikenal secara lebih luas,” kata Gery Gany.
Gery Gany merupakan duo kembar asal Atambua, Nusa Tenggara Timur. Karier mereka mulai dikenal setelah mengikuti ajang The Voice pada 2018 dan X Factor Indonesia pada 2021.
Nama Gery Gany semakin dikenal lewat lagu “Sesaat Kau Hadir” yang sebelumnya dipopulerkan Utha Likumahuwa. Pada 2023, mereka merilis sejumlah lagu, termasuk “Rusuk”, “Tak Sama”, dan “Bercanda”. Lagu “Rusuk” membawa mereka masuk dalam daftar RADAR Indonesia milik Spotify.
Pada 2024, Gery Gany merilis “Rusuk” versi Timur yang disebut memperkuat identitas musikal mereka. Melalui #TimurPride, mereka kembali menegaskan komitmen untuk mengangkat suara musisi Indonesia Timur ke panggung yang lebih luas.