BERITA TERKINI
FLS3N SD 2025 di Sampang Jadi Ajang Pembinaan Bakat Seni dan Sastra

FLS3N SD 2025 di Sampang Jadi Ajang Pembinaan Bakat Seni dan Sastra

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang menggelar Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2025 sebagai upaya membina kreativitas dan karakter siswa sejak dini. Kegiatan ini berlangsung di UPTD SDN Gunung Sekar 1 pada Rabu (28/05/2025).

FLS3N 2025 diikuti siswa-siswi dari 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang. Para peserta menampilkan kemampuan pada tujuh cabang lomba, yakni tari, menyanyi solo, kriya, gambar ekspresi, pantomim, menulis cerita, dan mendongeng.

Kepala Disdik Sampang melalui Kepala Bidang Pembinaan SD, Abdul Rahman, mengatakan FLS3N tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan dan apresiasi bagi bakat seni dan sastra siswa.

“Pesertanya adalah perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan. Ini menunjukkan bahwa semangat berkesenian di kalangan pelajar Sampang cukup tinggi,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, tidak semua kecamatan mengirimkan peserta pada seluruh cabang lomba, menyesuaikan kesiapan masing-masing wilayah. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tetap berlangsung meriah. Pemenang akan menerima trofi, sertifikat, serta uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan.

Juara pertama dari setiap kategori selanjutnya akan mendapatkan pembinaan untuk mewakili Kabupaten Sampang pada FLS3N tingkat Provinsi Jawa Timur. Tahun ini, pelaksanaan di tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung secara daring.

“Walaupun secara teknis kami mampu menyelenggarakan lomba ini secara luring, tetapi karena sebagian besar daerah belum siap, maka pelaksanaan di tingkat provinsi dilakukan online. Kami akan mendampingi proses produksi video karya siswa agar hasilnya tetap berkualitas,” kata Abdul Rahman.

Ia juga menyebut Kabupaten Sampang dinilai relatif lebih siap dalam pelaksanaan kegiatan semacam ini berkat dukungan dana dekonsentrasi dari pemerintah pusat. Menurutnya, FLS3N menjadi salah satu sarana untuk membuka ruang ekspresi positif bagi siswa dan menggali potensi yang dimiliki.

Selain FLS3N, Disdik Sampang juga menyelenggarakan Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Untuk O2SN, cabang pencak silat dan karate tetap digelar secara luring, sementara bulu tangkis dan tenis meja dipertandingkan di tingkat kabupaten. OSN yang meliputi Matematika, IPA, dan IPS dilaksanakan secara daring oleh panitia pusat dan dijadwalkan pada pertengahan Juni 2025.

Melalui berbagai ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu mengembangkan bakat seni, kreatif, dan berani tampil.