BERITA TERKINI
Festival Suaraga 2026 di Solo Padukan Musik, Wellness, dan Komunitas di Taman Balekambang

Festival Suaraga 2026 di Solo Padukan Musik, Wellness, dan Komunitas di Taman Balekambang

Kota Solo akan menggelar Suaraga, festival yang memadukan musik, wellness, komunitas, dan pengalaman kota di Taman Balekambang yang baru direnovasi. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Juli 2026, bertepatan dengan liburan sekolah. Suaraga merupakan kolaborasi Boss Creator, MADHAUS, dan Vindes dari Jakarta, bersama beragam komunitas lokal di Solo.

Melalui Suaraga, Solo menegaskan ambisi untuk dikenal sebagai “The Wellness City of Java”. Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut pendekatan yang ditempuh sebagai “Solo Living”, yaitu mengangkat tradisi dan kearifan lokal, bukan sekadar mengadopsi budaya dari kota lain.

Festival ini mengusung tiga elemen utama: “Suara” yang mewakili aspek kreatif MADHAUS melalui berbagai acara musik, “Karya” yang terinspirasi dari rekam jejak Boss Creator di ajang seperti Pestapora, serta “Raga” yang bagi Vindes menjadi simbol kesehatan dan aktivitas fisik.

Co-Founder & Chief Business Officer Vindes, Laksamana Satrio AP, menyatakan Suaraga berupaya mengalihkan daya tarik wisata Solo dari sekadar tujuan kunjungan menjadi rangkaian pengalaman yang lebih beragam. Ia juga menyebut harapannya agar Solo menjadi magnet urban dengan konsep wellness yang menonjol di tengah masyarakat.

Menjelang hari pelaksanaan, panitia menyiapkan sejumlah agenda pendahuluan, termasuk Mlaku Santai dan Pit-Pitan sebagai pengalaman bersepeda kota. Rangkaian ini dirancang untuk memperkuat interaksi audiens dengan Solo melalui aktivitas yang santai dan aktif. Suaraga juga menjadwalkan diskusi bertema komunitas bersama Vincent Rompies dan Soleh Solihun.

Selain itu, kawasan Jalan Slamet Riyadi akan diisi berbagai elemen branding kota, mulai dari instalasi artistik hingga desain lingkungan. Inisiatif tersebut ditujukan untuk menghubungkan kreativitas dan budaya dengan komunitas.

Selama dua hari pelaksanaan, Suaraga akan menghadirkan konser musik dengan penampil seperti Maliq & D’Essentials dan Sore. Tiket harian dibanderol Rp150.000, sedangkan tiket 2-Day Pass seharga Rp250.000. Harga tersebut belum termasuk pajak. Dengan pengalaman penyelenggaraan acara sebelumnya seperti Pestapora, panitia berharap antusiasme datang tidak hanya dari warga Solo, tetapi juga dari daerah sekitar.

Sesi wellness dijadwalkan dimulai sejak pukul 07.00, mencakup yoga, mat pilates, hingga SKJ, dengan pendampingan praktisi yoga seperti Anjasmara dan Laila Munaf. Rumah Atsiri turut menghadirkan pengalaman premium, termasuk Beksan Laku Jawi dan Laras Wening.

Amanda Tasning dari Houm Studio menilai kegiatan yoga di ruang terbuka memberi kesempatan bagi masyarakat urban untuk membangun keterhubungan. “Yoga di Suaraga menjadi ruang untuk terhubung dengan diri sendiri, lingkungan, dan komunitas, serta merasakan pengalaman wellness, budaya, dan kreativitas,” ujarnya.