BERITA TERKINI
Festival Pager Mangkok 2022 Digelar di Kudus, Padukan Seni Tradisi, Kontemporer, dan Religi

Festival Pager Mangkok 2022 Digelar di Kudus, Padukan Seni Tradisi, Kontemporer, dan Religi

Komunitas Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) Kudus akan menggelar Festival Pager Mangkok dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-2 komunitas tersebut. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 25–27 November 2022 di Dukuh Piji Wetan, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Festival Pager Mangkok #2 mengusung konsep yang memadukan seni tradisi, kontemporer, dan religi. Ketiga unsur itu akan dikemas dalam rangkaian agenda yang disiapkan untuk memeriahkan festival.

Kirab dan ritual di Punden Depok jadi pembuka

Kirab dan ritual doa pager mangkok di Punden Depok akan menjadi pembuka sekaligus acara inti Festival Pager Mangkok 2022. Setelah itu, lebih dari 17 kelompok seni dijadwalkan tampil membawakan beragam pertunjukan, mulai dari teater, ketoprak, terbang papat, dongeng, hingga parade puisi.

Pameran seni dan dukungan UMKM lokal

Unsur seni kontemporer dalam festival ini juga dihadirkan melalui pameran kaligrafi, art print, lukisan, dan instalasi seni. Selain itu, panitia turut melibatkan pelaku UMKM lokal dengan menghadirkan lebih dari 16 stan untuk memamerkan produk-produk mereka.

Workshop kebudayaan dan pengajian akbar

Untuk mendukung pengembangan kebudayaan berbasis desa, festival ini juga akan mengadakan workshop kebudayaan bertema “Satgas Adat Istiadat dan Nilai Sosial Budaya Masyarakat”. Sementara itu, puncak acara akan diisi dengan pengajian akbar yang diharapkan membawa berkah dan doa baik bagi peringatan ulang tahun KBPW yang kedua.

Mendorong semangat bersedekah

Selain menautkan ragam seni tradisi, kontemporer, dan religi, festival ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kembali ghirah atau semangat bersedekah di masyarakat. Melalui dua falsafah hidup Sunan Muria, yakni tapangeli dan pager mangkok, KBPW ingin menegaskan makna penting bersedekah bagi masyarakat luas.

Koordinator KBPW, Muchamad Zaini, berharap Festival Pager Mangkok 2022 dapat menjadi ajang pembuktian bahwa masyarakat mampu menjadi subjek pembangunan sekaligus penggerak pemajuan kebudayaan.

“Ini hari masyarakat perlu sadar bahwa banyak program yang bisa dilakukan untuk memajukan kebudayaan desa, masyarakat harus menjadi subjek, bukan lagi objeknya,” kata Zaini.