Festival musik Wireless yang rutin digelar di Inggris dipastikan batal diselenggarakan pada tahun ini. Pembatalan terjadi setelah penampil utama, Kanye West yang kini menggunakan nama Ye, dilarang masuk ke Inggris oleh pemerintah setempat.
Penyelenggara mengonfirmasi keputusan tersebut melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa, 7 April 2026. Dalam pernyataan itu disebutkan Kementerian Dalam Negeri Inggris mencabut dokumen perjalanan elektronik Ye, yakni ETA (Electronic Travel Authorisation), sehingga ia tidak diizinkan memasuki wilayah Inggris.
“Akibatnya, Festival Wireless dibatalkan dan pengembalian dana akan diberikan kepada semua pemegang tiket,” tulis penyelenggara. Mereka juga menegaskan antisemitisme dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima dan mengakui dampak nyata dari isu tersebut. Penyelenggara menambahkan, Ye menyampaikan bahwa ia mengakui kata-kata saja tidak cukup, namun ia tetap berharap diberi kesempatan untuk memulai dialog dengan komunitas Yahudi di Inggris.
Menurut penyelenggara, konsultasi telah dilakukan dengan berbagai pihak sebelum mengumumkan Ye sebagai penampil utama. Namun, pengumuman tersebut memicu protes dari berbagai kalangan, termasuk Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya.
Tekanan publik disebut meningkat setelah dua konser Ye di Los Angeles menuai kritik tajam. Ye sebelumnya sempat meminta maaf melalui iklan satu halaman penuh di The Wall Street Journal pada Januari lalu, serta menawarkan dialog dengan pemimpin komunitas Yahudi di Inggris. Meski demikian, langkah tersebut tidak mengubah keputusan pemerintah Inggris.
Kontroversi yang melibatkan Ye disebut terus berlanjut dalam beberapa tahun terakhir. Sejak Grammy Awards 2025, ia menjadi sorotan terkait sejumlah tindakan provokatif di media sosial, termasuk pujian kepada Adolf Hitler dan rezim Nazi. Terbaru, Ye menuai kecaman internasional setelah menjual kaus oblong putih dengan logo swastika.
Sebelum pembatalan diumumkan, Melvin Benn selaku Direktur Pelaksana Festival Republic sempat membela Ye dengan alasan kesehatan mental. “Saya telah menyaksikan banyak perilaku tercela yang harus saya maafkan dan saya lanjutkan,” ujar Benn. “Jika sebelumnya belum, kini saya telah menjadi seseorang yang mengedepankan pemaafan dan harapan dalam semua aspek kehidupan saya, termasuk pekerjaan.”
Wireless dikenal sebagai salah satu festival musik hip-hop, grime, dan R&B terkemuka di Inggris dan telah digelar rutin sejak 2005. Dengan pembatalan ini, Live Nation sebagai promotor festival akan memproses pengembalian dana bagi para pemegang tiket.

