BERITA TERKINI
Festival Musik Patrol di Pinrang Digelar, Wabup Sudirman Bungi Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal

Festival Musik Patrol di Pinrang Digelar, Wabup Sudirman Bungi Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal

Festival dan Lomba Musik Patrol kembali digelar di Kabupaten Pinrang dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah. Salah satu peserta terjauh tercatat berasal dari Kabupaten Soppeng. Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Rusdi Masse Mappasessu ini berlangsung meriah dan diwarnai semangat kebersamaan, Rabu, 25 Februari 2026.

Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IAP., M.Si., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya festival. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat di bidang seni.

“Kegiatan ini patut kita apresiasi karena memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk mengekspresikan kegemaran mereka dalam seni musik patrol,” kata Sudirman.

Ia menegaskan seni musik patrol merupakan budaya asli Kabupaten Pinrang yang layak dibanggakan dan terus dilestarikan. Sudirman menjelaskan, musik patrol pada masa lalu identik dengan aktivitas anak muda membangunkan warga untuk sahur menggunakan alat seadanya. Namun, seiring inovasi dan kekompakan, bunyi-bunyian yang dihasilkan kini dinilai lebih teratur, enak didengar, dan memiliki nilai seni yang lebih tinggi.

Perkembangan tersebut, lanjutnya, menunjukkan budaya lokal dapat beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan nilai dasarnya. Selain tidak lagi sekadar membangunkan sahur, musik patrol juga dinilai menjadi media mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menciptakan suasana Ramadan yang lebih semarak di tengah masyarakat.

Sudirman berharap budaya musik patrol yang menjunjung prinsip kebersamaan, kekompakan, dan rela berkorban dapat terus dipertahankan serta mendapat dukungan. Ia menilai manfaat kegiatan ini dirasakan masyarakat karena selain melestarikan budaya, juga menghadirkan hiburan positif dan mempererat hubungan sosial antarwarga.

Sementara itu, Muammar Ferrirae Gandi Rusdi, salah satu inisiator kegiatan, menyampaikan ucapan selamat berlomba kepada seluruh peserta. Ia berharap peserta menjunjung tinggi sportivitas tanpa melupakan esensi utama kegiatan, yakni membangun persatuan dan kebersamaan.

Melalui festival ini, masyarakat tidak hanya disuguhkan hiburan bernuansa budaya lokal, tetapi juga diingatkan akan pentingnya menjaga warisan tradisi sebagai identitas daerah, khususnya di bulan suci Ramadan.