Paris bersiap menyambut edisi terbaru Fête de la musique pada Minggu, 21 Juni 2026. Perayaan tahunan yang dikenal merakyat dan gratis ini biasanya menghadirkan konser dari musisi amatir maupun profesional, berlangsung sepanjang siang hingga malam, di berbagai lokasi—mulai dari jalanan, bar, restoran, gedung konser, hingga museum dan monumen.
Namun, penyelenggara mengingatkan bahwa sehubungan dengan status siaga panas ekstrem tingkat merah, sejumlah acara Pesta Musik 2026 berpotensi dibatalkan, ditunda, atau mengalami perubahan. Masyarakat diminta memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat.
Salah satu agenda yang dijadwalkan berlangsung di Paris adalah penampilan grup Electro Schmocks di Musée d'art et d'histoire du Judaïsme (mahJ). Museum ini menempati Hôtel de Saint-Aignan di kawasan Marais sejak dibuka pada 1998, dan mewarisi koleksi Musée d'Art Juif di rue des Saules.
Pada Minggu, 21 Juni 2026, halaman serambi mahJ direncanakan menjadi panggung bagi Electro Schmocks. Grup ini beranggotakan David Konopnicki (gitar), Gurvan Zytynski (DJ), Florent Méry (klarinet), dan Loïc Audureau (akordeon). Mereka disebut akan membawakan repertoar eklektik dengan penekanan pada nuansa elektronik oriental. Penampilan ini juga mencantumkan kehadiran tamu bernama Neshima.
Menurut keterangan acara, Electro Schmocks mengusung konsep “sono dunia” yang dikaitkan dengan DJ Rémy Kolpa Kopoul. Perpaduan instrumen dan latar musikal para personelnya—mulai dari gitar elektrik, DJ elektro, klarinet klezmer, hingga akordeon—disebut menjadi dasar eksplorasi musikal mereka.
Agenda ini tercantum berlangsung dalam rangka Festival Budaya Yahudi dan didukung oleh Dilcrah.