BERITA TERKINI
EJAE Cerita Perjuangan di Industri Musik Amerika Usai Deret Penghargaan 2026

EJAE Cerita Perjuangan di Industri Musik Amerika Usai Deret Penghargaan 2026

Tahun 2026 menjadi periode penting bagi EJAE dan dua pengisi suara lain dari HUNTR/X. Setelah meraih BRIT Awards dan Grammy Awards, mereka juga disebut menyabet Academy Awards atau Oscar.

Dalam wawancara dengan People untuk edisi khusus World’s Most Beautiful, EJAE—yang lahir dengan nama Kim Eun-jae—menyampaikan pesan tentang menjaga mimpi. “Jika Anda punya mimpi, teruslah memeliharanya,” ujarnya.

EJAE, yang didaulat menjadi Rumi, pemimpin HUNTR/X, mengungkap bahwa ia sempat hampir menyerah dalam karier musiknya. Penyanyi sekaligus penulis lagu itu bahkan pernah berniat meninggalkan HUNTR/X karena merasa karyanya gagal sebelum lagu “Golden” mendapatkan respons luas.

Ia juga menyinggung tantangan yang dirasakannya di industri musik Amerika. “Ada semacam atap kaca yang menyelubungi industri musik Amerika. K-pop adalah bola yang terus-terusan menyentuh atap tersebut agar bisa masuk ke dalamnya,” kata EJAE, seperti dikutip People pada Kamis, 23 April 2026.

Dalam sesi pemotretan untuk edisi khusus tersebut, EJAE tampak menikmati suasana yang lebih santai setelah rangkaian hari yang padat dengan penghargaan dan jumpa pers. Ia mengaku emosional ketika menyadari “Golden” diterima luas. “Saya akhirnya menangis. Dan saya membiarkan diri saya menangis sejadi-jadinya karena Golden akhirnya sangat diterima oleh semua orang,” ujarnya.

EJAE juga menyampaikan rasa syukur setelah berbagai pencapaian itu. “Setelah penghargaan-penghargaan itu, saya tak bisa berhenti bersyukur. Terima kasih semesta, terima kasih Tuhan, dan terima kasih semuanya,” katanya.

Sebelum “Golden”—yang dinyanyikan HUNTR/X sebagai bagian dari film animasi K-pop Demon Hunters—meledak, EJAE mengaku berada di titik putus asa meski telah meniti karier musik selama dua dekade. “Saya putus asa. Saya sempat merasa bahwa musik bukanlah dunia saya,” tuturnya.

Ia mengatakan dukungan ibunya menjadi faktor penting yang membuatnya bertahan. EJAE menirukan pesan sang ibu yang terus memotivasinya: “Berhenti bilang bahwa kamu tidak mampu. Selalu katakan bahwa kamu bisa.” Ia menambahkan, “Ibuku selalu percaya pada kemampuanku.”

Menurut EJAE, ia bersyukur mendengarkan nasihat tersebut. Ia pun mengaku tak bisa membayangkan jika pada masa sulit itu ia tidak mendapatkan dorongan dari sang ibu, sebelum akhirnya “Golden” meraih penerimaan luas.