BERITA TERKINI
Ejae Bangkit dari Penolakan di Industri K-pop, Kini Diakui sebagai Penulis Lagu dan Pengisi Suara di Film Animasi "Demon Hunters"

Ejae Bangkit dari Penolakan di Industri K-pop, Kini Diakui sebagai Penulis Lagu dan Pengisi Suara di Film Animasi "Demon Hunters"

Musisi muda Indonesia bernama Ejae disebut berhasil melewati serangkaian penolakan dalam industri hiburan Korea dan bangkit dari depresi melalui dedikasi pada musik. Pada usia 22 tahun, ia kini mendapat pengakuan sebagai penulis lagu sekaligus pengisi suara karakter Rumi dalam film animasi K-pop berjudul Demon Hunters.

Dalam perjalanannya membangun karier di industri musik Korea yang kompetitif, Ejae dikisahkan berulang kali menghadapi penolakan dari label rekaman dan agensi hiburan. Penolakan tersebut disebut berdampak pada kondisi psikologisnya, hingga ia merasa tidak memiliki nilai dan masa depan yang jelas.

Tekanan emosional juga disebut bertambah akibat stigma yang melekat padanya sebagai “lansia” di usia muda. Kondisi mental yang menurun itu kemudian berkembang menjadi depresi klinis dan memerlukan dukungan profesional.

Titik balik Ejae terjadi ketika ia memilih tetap konsisten berkarya dan berfokus menciptakan musik. Dengan pendampingan serta dukungan dari lingkungan terdekat, ia mulai memandang penolakan sebagai bagian dari proses pembelajaran di industri yang sangat selektif.

Seiring waktu, Ejae disebut mengambil berbagai peluang yang tersedia, termasuk keterlibatan dalam proyek independen sebagai penulis lagu dan pengisi suara. Langkah-langkah tersebut membantunya membangun kembali kepercayaan diri dan memperkuat keyakinan atas potensi yang dimilikinya.

Keterlibatan Ejae dalam Demon Hunters dipandang sebagai penanda pengakuan industri atas kemampuannya. Kisahnya juga menyoroti pentingnya ketangguhan mental dan kegigihan dalam industri kreatif, terutama bagi mereka yang menghadapi penolakan serta tantangan kesehatan mental.