BERITA TERKINI
Ecce Shnak Rilis Single “Vincent” Jelang Tur East Coast Bersama EMF

Ecce Shnak Rilis Single “Vincent” Jelang Tur East Coast Bersama EMF

Grup art-rock asal New York City, Ecce Shnak, merilis single terbaru berjudul “Vincent”. Lagu ini menjadi rilisan pertama dari album penuh mereka, Dandy Variances, yang dijadwalkan meluncur pada akhir tahun ini melalui Records, Man Records.

“Vincent” menggabungkan lengkingan vokal dengan teknik bernuansa operatik, menghadirkan energi rock berintensitas tinggi. Secara tematik, lagu ini mengarah pada sosok antagonis klise dan menekankan kekuatan suara diri sendiri. Video musiknya disutradarai dan diedit oleh DJay Brawner, serta diproduksi oleh DJay Brawner bersama Brooks Jones, Beth Narducci, dan David Roush.

Ecce Shnak terbentuk pada pertengahan 2000-an dan berkembang dari skena eksperimental New York City. Band ini beranggotakan David Roush (komposer, bass, dan salah satu dari dua vokalis), Bella Komodromos (vokal), Chris Krasnow (gitar), Gannon Ferrell (gitar), serta Henry Buchanan-Vaughn (drum). Nama Ecce Shnak disebut dengan pelafalan “Eh-kay sh-knock”.

David Roush menjelaskan “Vincent” sebagai lagu hardcore bertempo sedang yang gelisah dan mengalir cepat, dengan vokal berkarakter musik klasik. Ia menyebut lagu tersebut awalnya ditulis untuk sebuah film yang tidak pernah diproduksi, yang hanya dibayangkan oleh teman sekelasnya di Temple University, Philadelphia, pada 2015. “Karakter Vincent adalah arketipe orang yang sok tahu dan tidak peduli, yang kadang kita temui meskipun sudah berusaha menghindarinya. Vincent bukan penjahat mutlak, tapi cukup menyebalkan untuk pantas mendapat lirikan kesal dari orang lain pada umumnya,” kata Roush.

Menurut Roush, narator dalam lagu itu pada akhirnya memutuskan untuk mengakhiri “perilaku menyebalkan” Vincent di bagian refrain terakhir melalui lirik: “Aku akan menghancurkan perlengkapanmu dengan suaraku!” Ia menambahkan, baris tersebut bisa menjadi pelampiasan bagi pendengar yang memiliki “musuh kategori menengah” dalam kehidupan sehari-hari.

Band ini dikenal lewat penampilan panggung yang disebut menonjol, dengan musik yang menggambarkan “ekosistem liar namun terstruktur rapi”, di mana presisi teknis bertemu inspirasi yang lahir dari kekacauan.

Menjelang rangkaian tur, Ecce Shnak dijadwalkan menjalani tur East Coast pada Mei tahun ini bersama legenda musik Inggris, EMF, yang disebut sebagai artis berstatus platinum-selling. Setelah itu, mereka juga memiliki jadwal tur di Inggris pada Juni 2026. Pada tahun sebelumnya, Ecce Shnak melakukan tur West Coast bersama Spacehog. Mereka juga turut tampil dalam lagu EMF berjudul “LGBTQ+ Lover” dengan kontribusi vokal dari Davey dan Bella; video untuk lagu tersebut direkam selama tur 2025.

Roush turut mengungkap konsep video musik “Vincent” sebagai penghormatan kepada salah satu video yang lekat dalam ingatan musikal generasi milenial, yakni “Down” dari 311. Ia menyebut tempo, nuansa, dan produksi kedua lagu dinilai cukup mirip, sehingga ide penghormatan sinematografis terhadap karya 1990-an itu terasa relevan. Band ini meminta DJay Brawner membuatnya semirip mungkin secara shot-for-shot, sembari menyisipkan beberapa perbedaan.

Selain itu, video “Vincent” juga memuat rujukan ke video lain, dengan kemunculan sosok iblis berambut perak pucat sebagai Vincent yang disebut sebagai reinterpretasi karakter bernuansa biarawan S&M dalam video “Bleed” milik Meshuggah. Dalam versi Ecce Shnak, para “tokoh baik” (anggota band) digambarkan mampu membebaskan diri dari pengaruh Vincent melalui “sihir penuh welas asih” dan melemparnya ke langit biru hingga video berakhir.

Pada 2025, Ecce Shnak merilis EP Shadows Grow Fangs yang direkam dan diproduksi oleh Jeff Lucci. Proses mixing dikerjakan Nicholas Vernhes (Animal Collective, Deerhunter, Wild Nothing, War on Drugs), sementara mastering ditangani engineer pemenang Grammy, Joe LaPorta (David Bowie, The Weeknd, Foo Fighters, Vampire Weekend).

Single “Vincent” telah tersedia di berbagai platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan Bandcamp. Tiket tur juga sudah dapat dibeli secara online.

Jadwal Tur
MAY 07 Philadelphia, PA, USA – Nikki Lopez
MAY 08 Buffalo, NY, USA – Town Ballroom
MAY 09 Toronto, ON, Canada – Dance Cave
MAY 10 Montreal, QC, Canada – Bar Le Ritz
MAY 11 Boston, MA, USA – City Winery
MAY 13 New York, NY, USA – Sony Hall
MAY 14 Millersville, PA, USA – Phantom Power
MAY 15 Baltimore, MD, USA – Metro Gallery
MAY 16 Hamden, CT, USA – Space Ballroom

JUN 02 Manchester, UK – Gorilla
JUN 03 Worthing, UK – The Factory Live
JUN 04 Portsmouth, UK – Kola
JUN 05 Southend, UK – Chinnerys
JUN 06 London, UK – The Garage
JUN 07 Leeds, UK – Brudenell Social Club