Teater Ho Guom, Hanoi, akan menjadi lokasi rangkaian pertunjukan bertajuk “Ruang Keluarga Tiga Generasi” yang dijadwalkan berlangsung dalam delapan malam. Pertunjukan perdana direncanakan digelar pada 14 Juni.
Malam pertama mengusung pesan “Musik mempersatukan ikatan keluarga” dan mempertemukan tiga generasi seniman. Sejumlah nama yang akan tampil antara lain komposer Duc Huy, penyanyi Ho Quynh Huong, serta komposer sekaligus penyanyi Bui Cong Nam dan Vu Thanh Van. Mereka mewakili ragam gaya musik yang dipertemukan dalam satu panggung.
Musisi Duong Cam, yang bertindak sebagai Direktur Jenderal sekaligus Direktur Musik program ini, menegaskan bahwa “Ruang Keluarga Tiga Generasi” tidak memberi tempat bagi kepalsuan atau efek suara yang menipu. Ia menyatakan musik harus hadir sebagai “napas kehidupan” secara langsung, dengan para artis bernyanyi live dan menyampaikan emosi secara tulus. Karena itu, rangkaian pertunjukan ini disebut tidak akan menggunakan lip-sync.
Menurut Duong Cam, kesenjangan antargenerasi di keluarga modern berakar pada kurangnya dialog langsung. Ia menilai musik dalam program ini tidak sekadar pertunjukan, melainkan dialog yang hidup.
Dengan dukungan Background Band dan E-Symphony String Orchestra, penyelenggara menjanjikan pengalaman musikal yang berbeda di setiap penampilan. Penonton disebut tidak hanya akan mendengar interpretasi baru lagu-lagu populer, tetapi juga menyaksikan perpaduan yang dibawakan secara langsung, termasuk kemungkinan pertemuan lagu dari dekade sebelumnya dengan ritme Generasi Z.
Duong Cam menekankan tujuan utama program ini adalah menghadirkan momen yang otentik ketika para seniman “memasuki dunia generasi lain” dan bernyanyi sepenuh hati di atas panggung, sehingga jarak antargenerasi dapat memudar.
Di bawah arahan sutradara panggung Dang Xuan Truong, elemen pertunjukan langsung juga diperkuat melalui desain arsitektur yang berorientasi pada pengalaman. Konsep ruang disebut bergerak dari nuansa nostalgia yang mengingatkan pada era 1980-an dan 1990-an hingga estetika minimalis, modern, dan futuristik, dengan fokus menghormati vokal serta relasi antara artis dan penonton.
Rangkaian delapan malam pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung hingga Februari 2027, dengan tujuan merayakan nilai-nilai yang dianggap sejati dalam bermusik dan mempererat kebersamaan melalui penampilan para penyanyi.