BERITA TERKINI
Duong Cam Hadirkan "Ruang Tamu Tiga Generasi", Konser yang Menyatukan Keluarga Lewat Musik

Duong Cam Hadirkan "Ruang Tamu Tiga Generasi", Konser yang Menyatukan Keluarga Lewat Musik

Musisi Duong Cam menyiapkan program konser bertajuk Ruang Tamu Tiga Generasi sebagai upaya menghadirkan ruang seni yang dapat dinikmati bersama oleh seluruh anggota keluarga. Ia menilai kehidupan modern kerap membuat tiap generasi seperti hidup di “pulau” masing-masing, sehingga jarak emosional yang tak terlihat semakin melebar.

“Dalam kehidupan modern, setiap generasi tampaknya hidup di ‘pulau’nya sendiri, menyebabkan kesenjangan yang tak terlihat semakin melebar. Itulah mengapa saya dan tim saya ingin menciptakan program seni yang cocok untuk semua anggota keluarga,” ujar Duong Cam.

Sebagai Direktur Umum program, Duong Cam merancang Ruang Tamu Tiga Generasi sebagai ruang artistik yang menghubungkan ikatan keluarga melalui musik, cerita, dan desain panggung. Rangkaian konser langsung ini direncanakan berlangsung dalam delapan pertunjukan, dari Juni 2026 hingga Februari 2027, dengan menghadirkan sejumlah artis dari berbagai generasi musik Vietnam.

Dalam proyek ini, Duong Cam tidak hanya menyusun bunyi, tetapi juga membangun struktur emosional dan bahasa artistik pertunjukan. Ciri khasnya disebut tampak melalui perpaduan lagu-lagu klasik dan kontemporer yang dirancang untuk saling berdialog, bukan dipasangkan secara acak.

Menurut Duong Cam, lagu-lagu dari era berbeda sengaja ditempatkan berdampingan untuk menghadirkan rasa yang akrab sekaligus baru. Pendekatan itu ditujukan agar penonton dapat merasakan hubungan yang alami antara kenangan dan masa kini.

Dengan pola pikir musik kontemporer yang tetap menghargai kedalaman nilai-nilai lama, Duong Cam dan timnya menyiapkan aransemen yang membuat masa lalu, masa kini, dan masa depan hadir dalam satu aliran terpadu. Karya-karya yang telah dikenal akan diberi tampilan baru, sementara lagu-lagu baru juga diberi ruang untuk “mengembalikan waktu”.

“Seni secara umum, dan musik secara khusus, bukan sekadar hiburan; ia juga memiliki misi untuk menghadirkan kerinduan akan cinta dan hubungan kepada orang-orang,” tegas Duong Cam.

Selain musik, program ini juga dikembangkan sebagai ruang pengalaman seni. Panggung dirancang oleh sutradara Dang Xuan Truong untuk menghadirkan kembali citra ruang keluarga ikonik dari berbagai periode. Dang Xuan Truong menyebut rancangan panggung akan membangkitkan suasana tahun 1980-an dan 1990-an—dengan kenangan berkumpul bersama keluarga—lalu bertransisi menuju desain minimalis dan modern sebagai metafora perkembangan teknologi dan laju kehidupan kontemporer. Unsur cahaya, gambar, dan gerak ditempatkan sebagai bagian dari bahasa artistik guna menciptakan pengalaman multidimensi bagi penonton.

Di luar pertunjukan, program ini juga memuat momen interaksi langsung antara seniman dan penonton, serta ruang “ruang tamu” yang ditujukan agar setiap orang dapat menemukan emosi yang terasa familiar dan beresonansi.

Malam pembukaan dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2026 di Teater Ho Guom. Sejumlah nama akan tampil, yakni musisi Duc Huy, penyanyi Ho Quynh Huong, penyanyi-penulis lagu Bui Cong Nam, serta penyanyi-penulis lagu Vu Thanh Van. Pembukaan ini disebut menjadi pengantar paling jelas bagi semangat proyek: musik sebagai sarana mempersatukan ikatan keluarga.

Keempat artis tersebut mewakili generasi dan gaya yang berbeda dalam satu alur musik terpadu: Duc Huy membawa kedalaman kenangan dan melodi yang bertahan lama; Ho Quynh Huong dengan karakter vokal yang kuat dan emosional; Bui Cong Nam dengan gaya bercerita yang modern dan mudah dipahami; serta Vu Thanh Van yang merepresentasikan semangat muda dan individualistis Generasi Z.

Penonton diharapkan tidak hanya kembali mendengarkan lagu-lagu yang familiar, tetapi juga menyaksikan bagaimana musik lintas generasi “bersentuhan” dan membentuk hubungan emosional yang tak terduga. Kembalinya Ho Quynh Huong, dengan kedalaman emosinya, turut dipandang dapat menjadi jembatan antara generasi seniman dan penonton.