BERITA TERKINI
Dewan Teori dan Kritik Sastra dan Seni Akan Bergabung ke Dewan Teoretikus Pusat pada 2025

Dewan Teori dan Kritik Sastra dan Seni Akan Bergabung ke Dewan Teoretikus Pusat pada 2025

Dewan Pusat untuk Teori dan Kritik Sastra dan Seni melaporkan capaian kegiatannya dalam periode terakhir, mulai dari penyelenggaraan konferensi pelatihan bagi staf manajemen dan seniman hingga pelaksanaan seminar ilmiah tingkat nasional yang dinilai memiliki penerapan praktis tinggi.

Selain kegiatan penguatan kapasitas, dewan juga menaruh perhatian pada pengembangan dan pemberian motivasi kepada tim melalui evaluasi serta pemberian penghargaan terhadap 375 karya unggulan di bidang teori dan kritik sastra dan seni. Dewan turut mendukung penerbitan 230 manuskrip yang disebut berkualitas tinggi.

Memasuki 2025, sesuai Resolusi No. 18-NQ/TW, Dewan Pusat untuk Teori dan Kritik Sastra dan Seni akan bergabung dengan Dewan Teoretikus Pusat dengan nama bersama Dewan Teoretikus Pusat. Dalam struktur baru tersebut, badan Dewan untuk Teori dan Kritik Sastra dan Seni akan menjadi Sub-komite Teori dan Kritik Sastra dan Seni.

Disebutkan bahwa kegiatan teori dan kritik sastra dan seni pada dasarnya akan tetap memastikan tugas dan isi yang ditetapkan dalam Keputusan No. 210-QĐ/TW tertanggal 27 November 2019 dari Sekretariat Pusat Partai.

Untuk periode mendatang, Subkomite akan memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas penerbitan serta prestise Jurnal Teori dan Kritik Sastra dan Seni. Selain itu, Subkomite juga akan membina pengetahuan manajemen budaya di kalangan staf, termasuk meneliti mekanisme insentif yang dinilai tepat untuk menarik kolaborasi para ahli dan ilmuwan terkemuka guna berkontribusi pada pengembangan seni dan budaya nasional.

Ketua Dewan Teoretikus Pusat, Kamerad Nguyen Xuan Thang, menyampaikan pengakuan atas kontribusi para pemimpin dan anggota Dewan Pusat untuk Teori dan Kritik Sastra dan Seni dari berbagai generasi. Ia menekankan bahwa penggabungan kedua dewan merupakan pergeseran strategis untuk memposisikan dan meningkatkan kerja teori serta kritik sastra dan seni dalam era perkembangan baru.