Sejumlah musisi di Indonesia kini memilih membangun label rekaman secara independen. Label-label baru ini tidak hanya menjadi wadah perilisan karya, tetapi juga menarik perhatian publik karena rilisan-rilisannya digemari dan perlahan ikut membentuk standar di skena musik.
Berikut tiga label musik yang digagas musisi dan ramai diperbincangkan:
1. TigaDuaSatu (321)
TigaDuaSatu (321) merupakan label rekaman yang berangkat dari gagasan penyanyi Tulus bersama kakaknya, Riri Muktamar. Label ini terbentuk pada 2020 dan pada awalnya hanya diisi oleh Tulus.
Seiring popularitas Tulus yang terus meningkat, nama TigaDuaSatu (321) ikut dikenal luas. Dalam perkembangannya, musisi Dere kemudian bergabung dan hingga kini tercatat sebagai salah satu artis di label tersebut.
2. Juni Records
Juni Records didirikan oleh penyanyi Raisa bersama Adryanto Pratono yang akrab disapa Boim. Label ini resmi berdiri sejak 2013 dan kerap disebut sebagai salah satu label yang melahirkan musisi era sekarang.
Beberapa musisi sempat bergabung, termasuk Kunto Aji, namun kemudian keluar. Hingga saat ini, Juni Records menaungi Raisa, Bernadya, dan Rasukma.
3. Lawless Jakarta Records
Lawless Jakarta Records dikenal melalui sajian musik yang lebih keras dibanding dua label sebelumnya. Ragam genre yang disebut hadir di label ini antara lain hardcore punk, sludge metal, hingga shoegaze.
Label ini digagas oleh Arian dan Sammy, yang keduanya merupakan personel Seringai. Selain menjalankan label dan menaungi band, Lawless Jakarta Records juga memiliki sejumlah aktivitas, seperti Lawless Inferno dan Savage Assault.
Hingga kini, musisi yang tergabung di Lawless Jakarta Records antara lain Godplant, Sunlotus, Kultus, Final Attack, dan Cloudburst.