BERITA TERKINI
Dash Crofts, Musisi Seals & Crofts, Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Dash Crofts, Musisi Seals & Crofts, Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Dunia musik internasional berduka. Dash Crofts, musisi yang dikenal sebagai bagian dari duo soft rock Seals & Crofts, meninggal dunia pada usia 87 tahun di Austin, Texas, Rabu (25/3/2026). Crofts dilaporkan wafat akibat gagal jantung setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepergian Crofts menandai akhir perjalanan panjang seorang seniman dengan karakter vokal tenor yang khas dan kontribusi besar dalam perkembangan musik soft rock pada era 1970-an. Rekan duetnya, Jim Seals, lebih dulu meninggal dunia pada 2022, sehingga wafatnya Crofts sekaligus menutup babak penting dalam sejarah duo tersebut.

Dash Crofts, yang memiliki nama lengkap Darrell George Crofts, memulai perjalanan musiknya sejak usia muda di Texas. Pertemuannya dengan Jim Seals saat masih remaja berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang yang kemudian melahirkan Seals & Crofts pada 1969.

Seals & Crofts dikenal lewat perpaduan sejumlah genre, mulai dari folk, country, hingga jazz dan bluegrass. Berbagai unsur itu diramu dalam harmoni lembut yang menjadi ciri khas mereka.

Popularitas duo ini mencapai puncak melalui lagu “Summer Breeze” yang dirilis pada 1972. Lagu tersebut menembus posisi enam besar tangga lagu Billboard dan kerap disebut sebagai salah satu karya ikonik dalam genre soft rock. Melodi yang lembut, aransemen gitar yang mudah dikenali, serta lirik yang menghadirkan suasana hangat dan menenangkan membuat lagu ini bertahan lama di ingatan pendengar. “Summer Breeze” juga disebut masuk daftar lagu musim panas terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone.

Selain itu, Seals & Crofts juga dikenal melalui sejumlah lagu lain, di antaranya “Diamond Girl”, “Hummingbird”, “Get Closer”, dan “We May Never Pass This Way Again”, yang ikut memperkuat posisi mereka di industri musik global.

Di balik kesuksesan tersebut, perjalanan karier mereka sempat diwarnai kontroversi saat merilis album Unborn Child pada 1974. Lagu utama dalam album itu mengangkat isu aborsi dan dirilis tidak lama setelah putusan Roe v. Wade di Amerika Serikat. Materinya memicu perdebatan publik, dengan sejumlah stasiun radio menolak menyiarkannya dan beberapa konser menghadapi penolakan.

Meski demikian, Crofts memandang situasi itu sebagai risiko dalam berkarya sekaligus bentuk komitmen untuk menyampaikan pesan yang mereka yakini.

Seals & Crofts mengakhiri kolaborasi pada 1980, seiring perubahan tren musik yang mulai bergeser ke arah disco dan punk. Meski berpisah, hubungan keduanya disebut tetap terjalin baik tanpa konflik. Setelah itu, Crofts menjalani kehidupan yang lebih tenang dan sempat menetap di Nashville.

Dalam skala yang lebih terbatas, Crofts tetap berkarya. Ia merilis album solo berjudul “Today” pada 1998, sebelum kembali berkolaborasi dalam album “Traces” pada 2004.

Warisan musik Crofts disebut tetap bertahan hingga kini, termasuk melalui kembalinya popularitas genre yacht rock di kalangan generasi baru. Karya-karyanya dikenal menghadirkan nuansa santai, harmonis, dan mudah dinikmati lintas generasi. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi dunia musik, namun lagu-lagunya tetap hidup sebagai bagian dari sejarah musik populer.