BERITA TERKINI
Common Ground Fight Vol. 1 City Class Tawarkan Perpaduan Boxing, Musik, dan Seni

Common Ground Fight Vol. 1 City Class Tawarkan Perpaduan Boxing, Musik, dan Seni

Gelaran perdana Common Ground Fight Vol. 1 City Class digelar di Kabupaten Tangerang, Banten, dan menarik perhatian publik lewat konsep yang berbeda dari ajang combat sport pada umumnya. Acara ini tidak hanya menampilkan pertandingan boxing, tetapi juga memadukan unsur musik, seni, serta budaya komunitas dalam satu panggung.

Founder Common Ground Fight, Valdi, mengatakan konsep tersebut sengaja dirancang untuk merangkul berbagai skena sekaligus memperluas makna sebuah ajang pertarungan. Menurutnya, Common Ground Fight tidak semata soal kompetisi di atas ring, melainkan ruang ekspresi lintas komunitas.

“Di main event ini, Common Ground Fight itu nggak hanya boxing, tapi juga art dan musik. Kemudian juga melibatkan vespa karena kita ingin menghadirkan experience baru, tadi pagi juga ada sunmori vespa,” ujar Valdi saat diwawancarai, Senin (4/5/2026).

Valdi menambahkan, ke depan penyelenggara akan membuka ruang lebih luas bagi berbagai komunitas untuk terlibat, termasuk kemungkinan ikut bertanding di dalam ring. Ia menyebut sejumlah skena yang direncanakan dapat ambil bagian pada gelaran berikutnya, mulai dari komunitas motor, pelaku seni, hingga kalangan media.

“Berbagai skena akan kita libatkan, dari motor, media, art, sampai komunitas apa pun. Semua bisa ikut dalam fight ini,” katanya.

Ia juga memastikan Common Ground Fight Vol. 2 tengah disiapkan dan dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Pada edisi selanjutnya, pihaknya berencana mengajak tim media untuk merasakan langsung atmosfer pertandingan.

“Rencananya volume dua di Agustus. Kita juga akan ajak teman-teman media, siapa tahu tertarik untuk ikut boxing,” ujarnya.

Terkait partisipasi, Valdi menegaskan tidak ada persyaratan khusus selain kondisi fisik yang sehat dan tidak sedang cedera. Namun, ia mengingatkan pentingnya kesiapan fisik serta stamina bagi peserta yang ingin terlibat.

“Yang penting sehat dan tidak dalam kondisi cedera. Tapi yang harus disiapkan itu fisik dan stamina. Mental kuat saja tidak cukup kalau fisiknya tidak siap,” jelasnya.

Valdi juga menyoroti tingginya minat generasi muda terhadap olahraga combat sport saat ini. Menurutnya, fenomena tersebut perlu diarahkan ke jalur yang lebih positif dan terstruktur, termasuk melalui penyediaan wadah yang aman bagi anak muda, khususnya pelajar.

“Peminat combat sport sekarang sangat banyak. Kami ingin menyediakan wadah bagi anak muda, khususnya pelajar, supaya mereka punya tempat yang aman untuk fight. Daripada berantem di jalanan,” tegas Valdi.

Sementara itu, promotor Common Ground Fight, Reza Burhan, menyebut edisi perdana ini menjadi fondasi awal untuk membangun ekosistem yang lebih besar ke depan. Ia menegaskan konsep kolaboratif akan tetap menjadi kekuatan utama acara tersebut.