BERITA TERKINI
Chia Reality Club Nilai Penggunaan AI di Musik Perlu Diatur lewat Regulasi

Chia Reality Club Nilai Penggunaan AI di Musik Perlu Diatur lewat Regulasi

Vokalis Reality Club, Fathia Izzati atau Chia, menyampaikan kekhawatirannya terhadap maraknya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri kreatif, khususnya musik. Ia menilai perlu ada regulasi dari pemerintah agar pemanfaatan AI tidak menggeser peran manusia dalam proses kreatif dan tidak disalahgunakan.

Dalam wawancara di kantor IDN Times, Chia mengatakan ia memahami penggunaan AI kini sulit dihindari. Namun, ia membedakan AI sebagai alat bantu dengan AI generatif yang berpotensi menggantikan kerja kreatif manusia.

Chia menyatakan tidak masalah jika AI digunakan sebatas membantu pekerjaan. Meski begitu, ia mengaku kurang setuju apabila AI generatif dipakai untuk menciptakan karya yang menggantikan proses berpikir dan penciptaan manusia, terutama dalam pembuatan musik.

Ia juga menyoroti potensi masalah ketika AI digunakan untuk membuat lirik dengan meniru gaya musisi tertentu. “Tapi kalau misalnya AI-nya yang generative AI yang kayak gimana caranya bikin lirik mirip Reality Club atau apa, nah menurut aku aku bermasalah secara pribadi,” ujar Chia, Kamis (23/4/2026).

Selain lirik, Chia menilai risiko lain muncul dari kemampuan AI mereplikasi suara musisi. Ia khawatir teknologi tersebut dapat dipakai untuk membuat lagu baru dengan meniru suara personel Reality Club tanpa persetujuan. “Maksudnya kan ini bisa jadi berbahaya kalau misalnya ada yang kayak gunain suaranya Faiz (Reality Club) gitu untuk bikin lagu baru,” katanya.

Meski mengkritisi penggunaan AI dalam penciptaan karya, Chia menegaskan ia tidak sepenuhnya menolak teknologi tersebut. Ia menyebut AI sudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga yang dibutuhkan adalah aturan main yang jelas. “I think there should be rules implemented mungkin ke depannya gak tahu gimana. Soalnya gini, AI tuh gak salah. I mean of course we use AI on a daily basis,” ucapnya.

Chia berharap pemerintah mengambil peran dalam menyusun langkah dan regulasi terkait implementasi AI, terutama yang menyangkut karya artistik. “Jadi menurut aku ada beberapa step yang mungkin harus di-take over sama pemerintah,” tambahnya.

Pandangan Chia menekankan pentingnya pengaturan agar pemanfaatan AI dalam musik tetap menghormati integritas karya dan tidak menimbulkan penyalahgunaan terhadap identitas maupun karya para musisi.