BTS merilis video musik terbaru berjudul Hooligan, salah satu lagu dari album comeback mereka, ARIRANG. Dalam video tersebut, grup K-pop ini menampilkan dunia distopia bernuansa gelap dan misterius.
Video musik Hooligan memperlihatkan BTS dikelilingi penari berseragam yang mengenakan topeng. Gerakan para penari mengikuti irama musik dan membangun suasana dramatis, seolah menggambarkan dunia yang berada di ambang kekacauan.
Di bagian lain, BTS terlihat berjalan menyusuri lorong suram, sementara sejumlah orang tampak melayang di atas mereka. Visual ini menambah kesan fantasi gelap yang berpadu dengan energi musik yang liar. RM dan anggota lainnya juga mengekspresikan kebebasan serta semangat melalui lirik dalam lagu tersebut.
Sebelumnya, BTS telah merilis video visual untuk single lain dari album yang sama, yakni SWIM dan 2.0. Album ARIRANG yang dirilis bulan lalu menandai kembalinya BTS sebagai grup setelah empat tahun hiatus, ketika ketujuh anggota—RM, Jin, Suga, j-hope, Jimin, V, dan Jung Kook—menjalani wajib militer di Korea Selatan.
ARIRANG berisi 14 lagu yang disebut menghadirkan cerita jujur BTS untuk ARMY, sebagai bentuk ucapan terima kasih. “Album ini dipenuhi dengan musik yang paling sesuai dengan diri BTS, sebagai cara tulus mereka mengucapkan terima kash kepada ARMY, yang telah ada sepanjang waktu ini,” demikian pernyataan BTS seperti dilansir dari People, Rabu (8/4/2026).
Album tersebut juga mencatat capaian penjualan besar. Dalam pekan pertama, ARIRANG dilaporkan terjual sekitar 4,17 juta kopi, melampaui rekor penjualan pekan pertama BTS sebelumnya, yakni 3,37 juta kopi untuk Map of the Soul: 7 pada 2020.
Menurut agensi BTS, BigHit Music, ARIRANG terjual 1 juta kopi dalam 10 menit setelah dirilis dan mencapai total 3,98 juta kopi pada hari pertama. Dalam industri K-pop, penjualan pekan pertama kerap dijadikan salah satu indikator utama popularitas artis dan besarnya fandom.
Selain perilisan album, BTS juga mengumumkan jadwal tur dunia mendatang. Grup ini dijadwalkan tampil di Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Spanyol, dengan seluruh rangkaian konser diperkirakan selesai pada 2027.

