Penyanyi Betrand Peto membagikan pelajaran yang ia petik selama berkarier di industri musik Indonesia. Saat ditemui di Depok, Jawa Barat, ia menekankan bahwa sikap atau attitude menjadi hal utama yang perlu dijaga oleh seorang penyanyi.
“Pelajaran paling penting itu utamakan attitude. Utamakan attitude,” ujar Betrand. Remaja yang akrab disapa Onyo itu juga mengingatkan agar tidak memelihara rasa iri kepada siapa pun, baik kepada rekan seprofesi maupun kepada mereka yang dianggap berada di posisi berbeda.
“Dan juga jangan iri hati sama teman mungkin, sama yang di atas kita mungkin, yang di bawah kita mungkin, yang sesama kita mungkin gitu. Jadi diutamain attitude sama siapa pun,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Betrand turut mengungkap tantangan yang ia hadapi di dunia musik. Ia menyebut persaingan sebagai hal yang tidak mudah karena banyak penyanyi lain yang juga memiliki kemampuan vokal baik.
Meski tidak merinci secara gamblang, Betrand mengatakan ia terus berupaya menjadi penyanyi terbaik dan membuktikan kualitas suaranya melalui proses belajar. “Tantangannya berat banget karena bukan cuma aku doang yang punya suara bagus di Indonesia. Aku juga bukan gini… aku tuh bukan mau bilang kalau suaraku bagus, tapi aku pengin ngebuktiin bahwa suaraku bolehlah didengar karena aku juga sambil belajar biar bisa kasih suara yang terbaik,” kata Betrand.
Menurutnya, tantangan terbesar berikutnya adalah mempertahankan reputasi serta menjaga eksistensi di industri musik. “Dan juga tantangan terbesarnya itu gimana caranya biar bisa mempertahankan reputasi dan gimana caranya eksis di dunia musik itu sih,” ujarnya.
Terbaru, nama Betrand Peto masuk dalam jajaran Spotify RADAR Indonesia 2026. Dalam program tersebut, ia bersanding dengan sejumlah musisi lain, di antaranya Alisha Dara, Amanda Caesa, Enau, Jordy Riz, Maisha Kanna, Dia, PORIS, Tsaqib, dan Vanessa Zee.
RADAR merupakan inisiatif global Spotify yang bertujuan menemukan, mendukung, dan mengangkat talenta-talenta baru di industri musik.