BERITA TERKINI
Amir Jahari Gelar Showcase ‘Sebuah Puisi’ di Jakarta, Tandai Peralihan dari Akustik ke Era Elektrik

Amir Jahari Gelar Showcase ‘Sebuah Puisi’ di Jakarta, Tandai Peralihan dari Akustik ke Era Elektrik

Musisi asal Malaysia, Amir Jahari, menyapa penggemarnya di Indonesia lewat showcase bertajuk Sebuah Puisi yang digelar secara intim di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). Penampilan ini menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya, sekaligus penanda perubahan arah bermusik setelah 16 tahun lekat dengan gitar akustik.

Dalam acara tersebut, Amir membawakan sejumlah lagu yang ia jelaskan bertema kerinduan. Ia menyebut lagu “Ingin Pulang” sebagai karya tentang rindu kampung halaman, ibu, dan masakan sang ibu. Ia juga membawakan “Aku Rindu”, yang ia gambarkan sebagai lagu kerinduan kepada Baginda Rasulullah.

Amir turut menampilkan sejumlah lagu dari album keduanya dan ketiganya. Ia menegaskan rangkaian tur kali ini merupakan penutup dari materi album ketiga sekaligus penampilan terakhirnya dengan konsep akustik sebelum memasuki fase baru. Amir mengaku jenuh dengan format akustik yang ia usung sejak awal berkarier, sehingga memutuskan menggunakan instrumen elektrik pada album keempatnya.

Selain menjadi panggung transisi musikal, kedatangan Amir ke Jakarta juga ia sebut sebagai upaya mempererat kedekatan budaya Malaysia dan Indonesia. Ia mengatakan memilih Indonesia karena merasa serumpun dan memiliki kemiripan bahasa, serta terkesan dengan tingginya apresiasi publik terhadap karya seni.

Di showcase tersebut, Amir juga membawakan lagu “Hasrat”, yang merupakan original soundtrack film Imaginur. Ia menyampaikan lagu itu memiliki makna personal karena ditulis saat dirinya berada di titik terendah, termasuk ketika sempat terpikir untuk berhenti bermusik pada masa pandemi.

Showcase di Jakarta menjadi pembuka rangkaian kegiatan Amir Jahari di Indonesia. Setelah tampil di ibu kota, ia dijadwalkan melanjutkan tur ke sejumlah kota besar lain di Pulau Jawa.