BERITA TERKINI
Agenda Budaya 29 Maret–4 April 2026: Diskusi Budaya Kawi hingga Pameran dan Pergelaran Seni

Agenda Budaya 29 Maret–4 April 2026: Diskusi Budaya Kawi hingga Pameran dan Pergelaran Seni

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menjadwalkan Seri Diskusi Budaya Kawi #1 bertajuk “Budaya Kawi: Paradigma Baru untuk Memahami Kebudayaan Kuno di Indonesia” bersama Dr Wayan Jarrah Sastrawan, dosen dan peneliti Australian National University. Diskusi akan berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 10.00–12.00 WIB melalui Zoom Meeting di tautan https://bit.ly/BudayaKawi-1, dengan Meeting ID 913 9094 4200 dan passcode budayakawi.

Istilah Kawi berasal dari kata Sanskerta ‘kavi’ yang bermakna ‘penyair, cendekiawan, atau orang bijak’. Dalam Jawa pra-modern, istilah bhāṣa kawi merujuk pada ‘bahasa para penyair’, khususnya dalam genre puisi kakawin. Bahasa yang kerap disebut sebagai bahasa Jawa Kuno ini disebut berfungsi sebagai perantara antara peradaban Sanskerta dan bahasa-bahasa daerah setempat.

Seiring perkembangan kajian, istilah Kawi tidak hanya merujuk pada bahasa puitis, melainkan juga bahasa dan aksara yang digunakan pada masa pra-Islam. Sementara itu, istilah “budaya Kawi” disebut sebagai istilah akademik baru yang berupaya meretas batas-batas label modern dalam memandang pola budaya, melampaui bahasa dan aksara, serta memandang Kawi sebagai dunia budaya yang saling bertaut, mencakup karya sastra dan berbagai macam teks.

Pada akhir 2025, sebuah jurnal terbit dengan edisi khusus yang mengulas budaya Kawi. Jurnal Wacana Vol 26, No 3 mengangkat tema “Kawi Culture Beyond the Language of Poets” dan dapat diakses melalui pranala https://scholarhub.ui.ac.id/wacana/vol26/iss3/.

Selain diskusi tersebut, sejumlah agenda seni dan budaya lain juga berlangsung pada 29 Maret hingga 4 April 2026 di berbagai lokasi.

Lokakarya dan workshop

Galeri Nasional Indonesia menggelar Lokakarya Kalamuna – Kaligrafi Menulis Nama pada 29 Maret 2026 pukul 13.00 WIB di RAK (Ruang Aktivitas Anak dan Keluarga), Jalan Medan Merdeka Timur No. 14, Gambir, Jakarta Pusat. Lokakarya ini mengajak peserta mengolah nama menjadi kaligrafi menggunakan handam bersama Siti Wafa Amani Mathar. Alat dan bahan disediakan, peserta memperoleh e-sertifikat, gratis dengan pendaftaran on the spot, dan kuota terbatas.

Di Museum Indonesia, kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Titik Satu Project menyelenggarakan Workshop Seni bertema “Membuat Shrinking Paper” pada 29 Maret 2026. Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, pukul 13.30–15.00 WIB dan 15.30–17.00 WIB.

Workshop Seni Budaya Betawi juga digelar di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Maret hingga November 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran interaktif yang memperkenalkan berbagai seni tradisional Betawi, mulai dari tari, musik, hingga kerajinan khas daerah.

Pameran seni rupa dan instalasi

Bentara Budaya Jakarta menghadirkan pameran seni rupa “Ruang Tafakur” yang berlangsung 27 Februari–30 Maret 2026, pukul 10.00–18.00 WIB, di Jl. Palmerah Selatan No. 17, Jakarta Pusat. Pameran ini libur pada 28–29 Maret 2026. “Ruang Tafakur” memaknai spiritualitas Islam sebagai pengalaman batin yang hidup dan menampilkan karya dengan beragam pendekatan visual, mulai dari lukisan, kaligrafi, instalasi, video, komposisi suara imersif, hingga eksplorasi bentuk kontemporer, dengan kurator Hilmi Faiq.

Di Bandung, Galeri SOS (Sanggar Olah Seni) menggelar pameran seni “Metamorfosa” pada 28–31 Maret 2026 di Jl. Siliwangi No. 7, Dago. Pameran ini menampilkan kolaborasi Susentono dan nDaru Bektari melalui karya lukisan dan batik dengan tema perubahan.

Museum Bahari, Jalan Pasar Ikan No. 1, Penjaringan, Jakarta Utara, mengadakan pameran temporer Crimson Gilt Exhibition pada 5 Februari–5 April 2026. Pameran ini menghadirkan instalasi yang merefleksikan perjalanan sejarah maritim Indonesia dalam konteks hubungan internasional pada masa kolonial, termasuk dinamika interaksi Indonesia, Jepang, dan Belanda melalui jalur perdagangan, budaya, serta pertukaran pengetahuan.

Masih di Museum Bahari, pameran temporer “Ghost Nets” berlangsung 20 Maret 2025–31 Maret 2026. Pameran instalasi ini menampilkan karya dari jaring bekas (ghost nets) yang diolah menjadi bentuk biota laut, sekaligus mengangkat pesan tentang kelestarian laut.

Bentara Budaya Art Gallery di Menara Kompas Lt. 8, Jl. Palmerah Selatan No. 21, Jakarta, menampilkan pameran tunggal AC Andre Tanama bertajuk STILL: Silent/World pada 13 Februari–30 Maret 2026, pukul 10.00–17.00 WIB. Pameran ini dikuratori Frans Sartono, dengan tulisan pengantar oleh Seno Gumira Ajidarma, dan dibuka pada Kamis, 12 Februari 2026 oleh Dr Sendy Widjaya.

Galeri Nasional Indonesia juga membuka Pameran Tetap di Gedung B lantai 2, Jalan Medan Merdeka Timur No. 14, Gambir, Jakarta Pusat. Pameran dapat dikunjungi Selasa–Ahad pukul 10.00–20.00 WIB, sementara Senin tutup.

Di Museum Tekstil, Jakarta Barat, pameran “Silang Budaya di Atas Kain: Kisah Batik dan Pengaruh Budaya Tiongkok” berlangsung 6 Februari–31 Maret 2026. Pameran ini menampilkan koleksi yang menggambarkan pertemuan budaya Nusantara dengan pengaruh Tiongkok melalui motif, warna, dan filosofi batik.

TMII – Contemporary Art Gallery menggelar pameran Beyond Universe pada 15 Maret–17 Mei 2026 di Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur. Pameran kolaboratif ini menghadirkan karya seni dan instalasi imersif yang mengajak pengunjung merefleksikan asal-usul bumi serta kemungkinan kehidupan di luar semesta.

Pergelaran dan konser

Museum Wayang mengadakan pergelaran rutin Wayang Orang Betawi pada 29 Maret 2026 di Jl. Pintu Besar Utara No. 27–29, Jakarta Barat. Pertunjukan menampilkan kisah klasik dalam bentuk dramatari khas Betawi yang memadukan dialog, gerak tari, musik tradisional, dan kostum.

Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Kampung M. H. Thamrin, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadwalkan pergelaran kesenian Betawi secara reguler pada 22, 28, dan 29 Maret 2026.

Di Yogyakarta, konser bertajuk Carta Sonare: Deck of Sounds digelar oleh Clavier Student di Concert Hall ISI Yogyakarta pada 31 Maret 2026, dengan open gate pukul 17.30 WIB. Konser ini menghadirkan karya para komposer, mulai dari Tchaikovsky, Rachmaninoff, Chopin, hingga komposer kontemporer, dan dinyatakan bebas masuk (free entry).

Redaksi rubrik Seni & Budaya juga membuka penerimaan naskah puisi, cerpen, laporan pementasan, kritik sastra, pemikiran kebudayaan, serta agenda acara seni dan budaya. Naskah dikirim dalam format Microsoft Word, huruf Times New Roman ukuran 12, disertai nomor WhatsApp yang dapat dihubungi redaksi, melalui email: [email protected].