BERITA TERKINI
7 Rekomendasi Anime dengan OST Terbaik, dari Demon Slayer hingga Fairy Tail

7 Rekomendasi Anime dengan OST Terbaik, dari Demon Slayer hingga Fairy Tail

Anime kerap dikenal lewat alur cerita yang menarik dan animasi yang memukau. Namun, ada aspek lain yang turut membuat pengalaman menonton semakin berkesan, yakni original soundtrack (OST) atau musik pengiring cerita.

OST yang kuat dapat membantu membangun suasana, menegaskan emosi, dan membuat penonton lebih larut dalam momen-momen penting. Berikut tujuh rekomendasi anime dengan OST yang disebut menonjol dan berkesan.

1. Demon Slayer
Demon Slayer mengikuti kisah Tanjiro Kamado yang mendapati keluarganya terbunuh akibat serangan iblis. Selain animasinya, musik dalam serial ini juga menjadi sorotan. Soundtrack-nya banyak digubah oleh Go Shiina dan Yuki Kaijura, dengan vokal yang dibawakan LiSA dan Akano serta lirik dari Kayako Kusano. Musiknya dinilai mampu mengiringi berbagai suasana, dari momen sedih hingga adegan aksi. Sejumlah lagu yang kerap disebut sebagai andalan antara lain “Gurenge”, “Homura”, “Zankyou Sanka”, dan “Kamado Tanjirou no Uta”.

2. Your Lie in April
Anime ini mengisahkan Kösei Arima, pianis muda yang kehilangan kemampuan bermain piano setelah ibunya meninggal, hingga ia bertemu pemain biola Kaori Miyazono. Sesuai ceritanya, musik yang dihadirkan bernuansa sedih dan pilu, dengan dominasi piano dan biola. Soundtrack digubah oleh Masaru Yokoyama dan memuat karya-karya yang menonjolkan tema cinta serta kehilangan. Lagu-lagu kunci yang disebut antara lain “Again”, “Watashi no Uso” (My Lie), dan “Hikaru Nara”, serta lagu penutup “Orange”.

3. Bocchi the Rock!
Bocchi the Rock! bercerita tentang Hitori Gotō (Bocchi-chan), gadis pemalu yang ingin menjadi musisi rock dan menjalin pertemanan. Ia kemudian bergabung dengan band “Kessoku Band” setelah bertemu Nijika Ijichi. Karena bertema musik, serial ini menghadirkan musik latar yang terintegrasi dengan cerita, termasuk musik yang dimainkan para anggota band. Melalui melodi, penonton dapat merasakan karakter dan kepribadian setiap personel.

4. Naruto
Naruto mengisahkan Naruto Uzumaki, ninja yang hiperaktif, periang, dan ambisius dengan tekad menjadi Hokage. Deretan musiknya dikenal ikonik dan mudah diingat, memadukan melodi seruling serta gitar listrik yang energik. Soundtrack serial ini digubah Toshio Masuda, dengan perpaduan instrumen Barat dan tradisional Jepang seperti shamisen. Lagu-lagu yang kerap dikenang antara lain “Blue Bird” (Ikimono-gakari), “Silhouette” (KANA-BOON), “Sign” (FLOW), dan “Hero’s Come Back!!” (Nobodyknows+), serta “Go!” (FLOW), “Wind” (Akeboshi), dan instrumen “Sadness and Sorrow”.

5. K-On!
K-On! berkisah tentang lima siswi SMA yang bergabung dengan Klub Musik Ringan (Keion-bu) demi mencegah klub tersebut dibubarkan. Cerita menonjolkan musik dan persahabatan, dengan gaya yang disebut didominasi pop punk, punk rock, dan J-rock. Musik menjadi salah satu daya tarik utama, termasuk lagu yang dikenal lewat “Hokago Tea Time”.

6. One Piece
One Piece menceritakan petualangan Monkey D. Luffy, pemuda bertubuh elastis setelah memakan buah misterius, dalam mimpinya menjadi Raja Bajak Laut dan menemukan harta bernama One Piece. Lagu pembuka pertama yang paling ikonik adalah “We Are!” yang dibawakan Hiroshi Kitadani. Soundtrack One Piece digubah oleh Kohei Tanaka dan Shiro Hamaguchi, dengan penggunaan beragam instrumen seperti terompet hingga saksofon, sehingga menghasilkan musik yang mudah melekat di ingatan.

7. Fairy Tail
Fairy Tail mengusung genre fantasi dengan unsur magis, mengikuti Natsu Dragneel dari guild penyihir Fairy Tail yang bertualang di Earth-land untuk mencari naga bernama Igneel. Soundtrack-nya digubah Yasuharu Takanashi dan dikenal lewat campuran vokal, seruling, piano, serta alat musik gesek untuk membangun nuansa epik. Musiknya disebut efektif memperkuat momen emosional sekaligus menjaga ketegangan di adegan aksi. Serial ini juga memiliki variasi lagu pembuka dan penutup, dari yang energik hingga melankolis, termasuk “Snow Fairy” (FUNKIST), serta tema seperti “Fiesta” dan “Rock City Boy”.