Yovie & Nuno merilis EP (extended play) berjudul Kilometer sebagai penanda eksistensi mereka di industri musik Indonesia. EP ini juga menjadi kado perayaan 25 tahun perjalanan karier Yovie & Nuno.
Dalam penggarapannya, Yovie Widianto bertindak sebagai produser bersama Ari Renaldi. EP Kilometer memuat enam lagu, terdiri dari tiga lagu hasil aransemen ulang dari karya populer mereka serta tiga lagu baru.
Vokalis Yovie & Nuno, Adhyra Yudhi, mengatakan lagu-lagu baru dalam EP ini menghadirkan warna yang berbeda dibanding format musik Yovie & Nuno sebelumnya. Menurutnya, nuansa segar tersebut tetap mempertahankan karakter utama band. “Lagu baru ini akan membawa warna yang lebih segar, tapi tidak mengilangkan DNA asli Yovie & Nuno,” ujarnya.
Yudhi juga menjelaskan proses produksi EP ini memakan waktu cukup panjang. Ia menyebut pengerjaan dimulai pada 2021 dan rampung pada 2026.
Untuk single Kilometer, Yudhi menulis lagu tersebut bersama Arsy Widianto. Lagu ini mengusung konsep lirik modern dengan balutan musik era 1980-an. Kilometer berkisah tentang sepasang kekasih yang menjalani hubungan jarak jauh (LDR) dengan akhir cerita yang manis.
Melalui perilisan EP ini, Yudhi berharap Kilometer dapat diterima oleh penikmat musik Indonesia.
Yovie & Nuno terbentuk pada 2001 oleh Yovie Widianto. Formasi awalnya terdiri dari Yovie Widianto, Dudi Oris, Diat, Yuke, dan Rere. Dalam perjalanannya, band ini beberapa kali mengalami perubahan personel.
Pada 2002, Yuke memutuskan bergabung dengan Dewa19 dan posisinya digantikan Ersta. Yovie juga memasukkan Gail sebagai vokalis baru. Pada 2006, Gail, Ersta, dan Rere keluar sehingga menyisakan Yovie, Dudi, dan Diat, sebelum kemudian Dikta bergabung. Tahun 2012, Dudi keluar dan digantikan Arya Winduri.
Perubahan besar terjadi pada 2019 ketika Yovie, Arya Winduri, dan Dikta memutuskan mundur. Meski sempat muncul anggapan band ini bubar, Yovie & Nuno tetap berjalan tanpa Yovie Widianto.
Saat ini, Yovie & Nuno beranggotakan Adhyra Yudhi (vokalis), Chico Andreas (vokalis), Ady Julian (keyboard), serta Muchamad Ahadiyat atau Diat (gitar).