Kupang — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah pusat siap mendukung penuh apabila Festival Pawai Paskah Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dimasukkan ke dalam agenda nasional wisata rohani. Dukungan tersebut ditujukan untuk mendorong pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kota Kupang.
“Saya dengar tadi Pawai Paskah ini diusulkan masuk dalam agenda wisata rohani. Saya kira ini langkah yang baik dan perlu kita dukung,” kata Gibran saat memberikan sambutan pada acara Pawai Paskah 2026 di Kupang, Senin.
Gibran menyebutkan, bentuk dukungan pemerintah pusat antara lain promosi, penguatan infrastruktur, pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), partisipasi masyarakat lokal, serta penguatan ekonomi kreatif.
Menurutnya, NTT memiliki modal kuat sebagai destinasi wisata rohani yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ia mencontohkan sejumlah kegiatan dan lokasi wisata rohani di NTT, seperti Semana Santa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur; Patung Bunda Maria Segala Bangsa di Nilo, Kabupaten Sikka; serta Pawai Paskah di Kota Kupang.
“Tentunya ini akan menjadi daya tarik luar biasa untuk NTT, mendorong pergerakan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT,” ujar Gibran.
Pawai Paskah 2026 GMIT yang memasuki usia ke-30 diikuti puluhan klasis GMIT di NTT serta ratusan umat GMIT dari berbagai wilayah di provinsi tersebut.
Sementara itu, Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Samuel Benyamin Pendie berharap Pawai Paskah dapat segera masuk agenda nasional. Ia menilai langkah itu dapat membuat pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan suasana yang lebih baru, lebih ramai, dan mampu menarik wisatawan berkunjung ke Kota Kupang.

