Video musik “Love Across Time” dirilis pada 26 April dan menampilkan duet Louis Koo bersama Jessica Hsuan. Dalam video tersebut, Jessica Hsuan juga mengambil peran sebagai pemeran utama perempuan.
Video musik ini disusun seperti film pendek dengan nuansa hangat, romantis, dan menyentuh. Sejumlah adegan berlatar suasana bersejarah ditampilkan untuk menggambarkan kisah cinta yang seolah melampaui waktu dan ruang, sekaligus mewujudkan imajinasi sebagian penggemar yang selama ini mengaitkan keduanya sebagai pasangan layar.
Pada adegan terakhir, Louis Koo dan Jessica Hsuan terlihat berpelukan dan berciuman. Secara tematik, lagu ini menonjolkan pesan tentang cinta yang ditakdirkan serta reuni—keyakinan bahwa beberapa orang pada akhirnya akan bersama, terlepas dari berlalunya waktu dan perubahan keadaan.
Liriknya juga menggambarkan perjalanan “melintasi lapisan waktu” untuk menemukan orang yang paling penting. Narasi tersebut dipandang sebagai metafora hubungan karakter Xiang Shaolong dan Wu Tingfang dalam Perjalanan ke Masa Lalu, hingga pertemuan kembali mereka di masa kini.
Sebelum perilisan, Louis Koo sempat membagikan video di balik layar melalui Instagram. Ia menuliskan bahwa ini merupakan penampilan duet pertama Jessica Hsuan membawakan “Love Across Time.” Jessica Hsuan juga menulis di Threads bahwa kolaborasi tersebut adalah yang pertama baginya dengan Louis Koo, serta meminta penonton memberi tanggapan setelah menyaksikan video musiknya.
Dalam salah satu bagian, video menampilkan vokal sang penyanyi yang dipadukan dengan adegan keduanya berpelukan di malam hari dengan latar Pelabuhan Victoria, Hong Kong, sehingga menghadirkan kesan sinematik. Penulis lagu Wong Wai-man turut mempromosikan karya tersebut dan menyebutnya sebagai “rahasia terlama tahun ini.”
Respons warganet pun ramai dan antusias, dengan komentar yang menyoroti keterkejutan mereka atas duet ini serta momen yang dinilai telah lama dinantikan. Sebagian penggemar bahkan melontarkan candaan bahwa rumor lama terkait pernikahan dan kelahiran anak hanyalah “aksi promosi” untuk video musik.
Namun, ada pula yang mengingatkan bahwa kedua artis tersebut telah berulang kali membantah adanya hubungan romantis di kehidupan nyata. Mereka menilai citra sebagai “pasangan yang sedang jatuh cinta” berisiko memunculkan ekspektasi yang tidak realistis, dan dikhawatirkan dapat menjadi bumerang seperti kasus pasangan selebritas lain yang sempat menuai kecaman karena dianggap memanfaatkan rumor hubungan untuk kepentingan promosi.