Band asal Palembang, The Robin, menggelar media gathering di Rooftop Club House Privilege Palembang, Jalan Masjid Az Zikra, Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah band yang telah eksis sejak 2006/2007 tersebut untuk melangkah lebih serius ke industri musik sekaligus memperkenalkan karya perdana mereka kepada publik.
Dalam pertemuan bersama awak media, The Robin memperkenalkan identitas band, mulai dari formasi personel, arah bermusik, hingga rencana peluncuran karya. Band ini digawangi Ryoga sebagai keyboardist dan synth player, Dika sebagai vokalis, serta Derga sebagai bassist.
Derga menyatakan media gathering tersebut menjadi titik awal bagi The Robin untuk tampil lebih profesional. “Ini langkah awal kami untuk benar-benar go public secara serius. Kami membutuhkan dukungan dari rekan-rekan media agar karya kami bisa dikenal luas, tidak hanya di Palembang tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Derga.
Acara dikemas dengan suasana santai namun terstruktur melalui tiga agenda utama. Pertama, sesi perkenalan personel, di mana masing-masing anggota membagikan latar belakang serta peran dalam proses kreatif band. Kedua, showcase eksklusif berupa penampilan live lagu andalan untuk memberi gambaran langsung tentang karakter musik The Robin. Ketiga, sesi tanya jawab yang membuka ruang diskusi mengenai proses kreatif, strategi pemasaran, serta rencana perjalanan karier ke depan.
Pemilihan Rooftop Club House Privilege Palembang sebagai lokasi kegiatan disebut mendukung kebutuhan acara, baik dari sisi akustik untuk penampilan live maupun kenyamanan suasana untuk berdiskusi dengan media.
The Robin juga menyampaikan target untuk memperluas jangkauan pendengar dengan menyiapkan distribusi karya secara digital di berbagai platform musik. Ryoga mengatakan bandnya ingin menghadirkan warna baru dengan menonjolkan kekuatan pada lirik dan aransemen. “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Setelah ini kami akan merilis karya secara digital di berbagai platform. Karena itu, kami mengundang media agar gaungnya bisa langsung terasa sejak awal,” kata Ryoga.
Di akhir kegiatan, Derga kembali menekankan peran media sebagai penghubung antara musisi dan masyarakat. “Kami percaya media adalah corong paling efektif. Dengan bantuan media, karya kami bisa hidup dan sampai ke banyak orang,” ujarnya.
Melalui media gathering tersebut, The Robin berharap dapat membangun hubungan yang kuat dengan insan media sekaligus memperkenalkan identitas musikal mereka lebih luas. Kegiatan ini menjadi penanda keseriusan band asal Palembang itu untuk menatap panggung nasional dengan visi yang lebih besar.