BERITA TERKINI
Thailand Perkuat Wisata Kesehatan, Sasar Pasar Wisatawan Indonesia

Thailand Perkuat Wisata Kesehatan, Sasar Pasar Wisatawan Indonesia

Thailand berupaya memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata kesehatan global melalui pengembangan wellness tourism dan kini menyasar pasar Indonesia. Upaya tersebut disampaikan dalam presentasi bertajuk Wellness Hub Thailand: The Land of Life yang digelar Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dalam agenda itu, BDMS Wellness Clinic memaparkan konsep Thailand sebagai “The Land of Life”, yakni destinasi yang menawarkan layanan kesehatan preventif sekaligus pengalaman wisata berbasis kesejahteraan. CEO BDMS Wellness Clinic, Dr. Tanupol Virunhagarun, menyebut Thailand memiliki keunggulan dalam membangun ekosistem wellness tourism yang menyeluruh, mulai dari kekayaan alam dan budaya hingga layanan medis modern.

Menurut Dr. Tanupol, Thailand tidak hanya menawarkan tempat berlibur, tetapi juga pengalaman untuk memulihkan kesehatan tubuh dan pikiran secara menyeluruh. Ia mencontohkan aktivitas seperti meditasi, yoga, dan latihan pernapasan di alam terbuka, serta perawatan spa dan pijat tradisional Thailand untuk relaksasi. Selain itu, terdapat wisata berbasis alam dan retret wellness yang ditujukan untuk memulihkan keseimbangan hidup.

“Semua elemen ini secara bersama-sama menyembuhkan tubuh, pikiran, dan jiwa. Mereka adalah aset tak ternilai yang menyatu secara harmonis dalam pengalaman wisata wellness global dan membentuk fondasi penting bagi Thailand untuk benar-benar menjadi ‘The Land of Life’,” kata Dr. Tanupol.

Pengembangan wellness tourism tersebut juga melihat peluang dari kondisi kesehatan masyarakat Indonesia. Dr. Tanupol merujuk data World Health Organization (WHO) yang mencatat lebih dari 1.378.000 warga Indonesia meninggal setiap tahun akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, penyakit jantung, diabetes, hingga penyakit paru kronis.

Selain itu, peningkatan angka obesitas dan gaya hidup tidak sehat dinilai turut memperburuk situasi. Kondisi ini mendorong kebutuhan layanan kesehatan preventif yang berfokus pada perubahan gaya hidup, bukan semata pengobatan.

Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, menilai situasi tersebut membuka peluang kerja sama kedua negara, khususnya dalam pertukaran pengetahuan dan pengembangan layanan kesehatan berbasis pencegahan. “Jadi kami percaya bahwa ini adalah hal-hal dasar manusia yang mereka butuhkan, itulah sebabnya kami mencoba membuat hal ini, proyek ‘Wellness Hub Thailand’,” kata Dr. Tanupol.