Musik dari Linkin Park, Adele, hingga Taylor Swift disebut menjadi pilihan teratas warga Amerika Serikat (AS) untuk meredakan stres. Kesimpulan itu muncul dalam studi terbaru dari Tebra yang menyoroti kebiasaan masyarakat mengelola kesehatan mental melalui musik.
Studi yang dipublikasikan pada awal April tersebut melibatkan 1.000 orang dewasa di AS yang disurvei secara daring. Selain tiga musisi itu, lagu Sparks dari Coldplay juga disebut sebagai salah satu lagu yang paling banyak diputar ketika pendengar ingin melepas beban dan menurunkan ketegangan.
Dalam risetnya, Tebra menganalisis 155.625 lagu dari daftar putar yang diberi label terkait penghilang stres dan kesehatan mental. Hasil analisis menunjukkan, banyak responden memilih mendengarkan musik rock, metal, serta musik berenergi tinggi lainnya seperti hip-hop atau rap saat ingin melepas penat dan meredakan stres. Sementara itu, pop, indie, dan country tetap menjadi pilihan umum, sedangkan rock dinilai memberi efek katarsis atau pelepasan emosi yang terpendam.
Penelitian tersebut juga mencatat bahwa musik bagi sebagian orang bukan sekadar hiburan, melainkan saluran pelampiasan emosi yang terukur ketika berada dalam periode penuh tekanan. Lebih dari satu dari tiga responden (35%) menyebut musik sebagai alat penghilang stres nomor satu.
Adapun pilihan lain yang digunakan responden untuk meredakan stres adalah olahraga (27%), berbincang dengan teman atau keluarga (9%), meditasi (7%), serta scrolling media sosial (6%). Studi ini juga menemukan kebiasaan mendengarkan musik dapat menjadi rutinitas harian untuk mengelola stres atau memperbaiki suasana hati, dengan 29% responden mengaku memanfaatkan musik setiap hari untuk tujuan tersebut.
Temuan lain yang disorot adalah peran musik sebagai dukungan emosional. Sebanyak 42% responden menyatakan mereka menggunakan musik sebagai pengganti dukungan kesehatan mental profesional. Alih-alih mengunjungi psikolog saat menghadapi masalah, mereka memilih mendengarkan musik yang dinilai dapat membantu meningkatkan kesehatan mental.
Berikut 10 musisi yang paling sering didengarkan responden untuk meredakan stres: Linkin Park, Adele, Taylor Swift, Blink 182, Ed Sheeran, Kendrick Lamar, Alice in Chains, Bruno Mars, The Weeknd, dan Tool.
Sementara daftar 10 lagu yang paling sering diputar untuk meredakan stres meliputi: Sparks (Coldplay), Apocalypse (Cigarettes After Sex), The Night We Met (Lord Huron), Sailor Song (Gigi Perez), 505 (Arctic Monkeys), Sweater Weather (The Neighbourhood), Heather (Conan Gray), I Can’t Handle Change (Roar), Back to Friends (Sombr), dan I Love You So (The Walters).
Di Indonesia, belum ada studi khusus yang meneliti jenis musik yang didengarkan publik untuk mendukung kesehatan mental. Namun, survei lain—salah satunya oleh Jakpat pada 2025—menempatkan musik pop, dangdut, dan K-Pop sebagai genre yang paling digemari.