Industri musik Indonesia kembali menunjukkan geliat setelah pandemi bergeser menjadi endemi. Pada semester pertama 2026, Sonar dijadwalkan merilis Sonar Compilation Album Vol. 1, sebuah album kompilasi yang memadukan nama-nama DJ dan produser papan atas dengan musisi muda yang mendapat ruang debut.
Album ini melibatkan sejumlah figur seperti Billy Taner, ROOKIE, Your Future Husband, hingga Dimaz Andrean. Total ada 13 lagu yang mengusung benang merah genre progressive house, electro house, big room house, bass house, dan trap—warna yang selama ini lekat dengan atmosfer klub malam.
Sonar sendiri aktif sejak 2024 dan menggambarkan diri sebagai “obat” bagi mereka yang merindukan suasana lantai dansa. Beranggotakan 12 DJ dan produser, Sonar menggelar berbagai acara dance music sekaligus mengangkat semangat “throwback” ke masa ketika musik elektronik membuat penikmat fokus menikmati momen, termasuk lewat tajuk bulanan “Make EDM Dance Again” di sejumlah klub di Indonesia. Rilis album kompilasi ini disebut sebagai kelanjutan dari misi tersebut.
Sonar Compilation Album Vol. 1 dibuka dengan lagu “Almost Us” karya Billy Taner dan ROOKIE. Lagu pembuka ini diposisikan sebagai perkenalan proyek, dengan penekanan bahwa EDM kembali diarahkan untuk menghidupkan suasana berjoget, meski menghadirkan kontras antara lirik bernuansa galau dan beat yang energik.
Berikutnya, “Midnight Paradox” dari Dimaz Andrean. Kepada awak media di Jakarta pada awal pekan ini, Dimaz menjelaskan lagu tersebut sebagai karya reflektif atas perjalanan kariernya sejak awal hingga memasuki usia yang ia sebut lebih matang. Ia menyebut “Midnight Paradox” merayakan titik temu kontradiksi antara kekuatan dan kelemahan, sedih dan senang, gelap dan terang—yang ia anggap bertemu sebagai bahan bakar untuk terus berkarya.
Album ini juga memuat “Obsessed” dari Your Future Husband. Lagu tersebut disebut sempat berbentuk piano house sebelum kemudian dirombak ulang menjadi progressive house bersama Nicole Robertson sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu. Para personel Your Future Husband menyebut perubahan itu sebagai pembuktian kemampuan mereka menciptakan karya orisinal dari hati, baik dari sisi lirik maupun instrumen.
Lebih luas, Sonar Compilation Album Vol. 1 diproyeksikan bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan refleksi kolektif dari keresahan, idealisme, dan evolusi para pelakunya. Album ini juga dimaknai sebagai sebuah gerakan—ruang bagi para kreator untuk kembali jujur terhadap musik yang mereka buat.
Sonar menilai proyek ini menghadirkan alternatif di tengah homogenitas, sekaligus mengingatkan bahwa skena musik elektronik Indonesia masih memiliki ruang untuk berkembang, bereksperimen, dan terasa hidup kembali. Melalui album kompilasi ini, Sonar mengajak pencinta musik kembali ke lantai dansa.