Grup musik Slank memastikan akan tetap merilis album terbarunya, Republik Fufufafa, dalam format fisik berupa kaset, CD, dan vinyl. Keputusan itu diambil meski industri musik kini didominasi platform digital.
Drummer Slank, Bimbim, mengatakan salah satu pertimbangan utama adalah masih tingginya peminat album fisik. Menurutnya, penjualan dan pencarian format seperti CD, kaset, hingga vinyl masih terlihat di sejumlah titik, termasuk kawasan Blok M, Jakarta.
"Di Blok M masih banyak yang jual CD sama kaset dan banyak banget Gen Z dan Gen Alpha yang cari, termasuk vinyl," kata Bimbim saat ditemui di Potlot, Jakarta Selatan, Jumat (5/6).
Slank juga menyiapkan sejumlah keunikan untuk versi fisik album tersebut. Setiap format—kaset, CD, dan vinyl—akan hadir dengan desain sampul depan yang berbeda. Selain itu, foto-foto yang digunakan pada materi fisik album diambil menggunakan kamera analog oleh Heret Frasthio.
"Jadi dicetak terbatas, cover kaset beda dengan CD, dan vinyl," ucap Bimbim.
Band yang beranggotakan Bimbim, Kaka, Ridho, Abdee, dan Ivanka itu sebelumnya telah merilis Republik Fufufafa dalam format digital pada Jumat (5/6). Tanggal 5 Juni dipilih karena bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, selaras dengan tema besar yang diusung Slank dalam acara Album Launching Party di Markas Slank, Jalan Potlot, Jakarta Selatan.