The Shalimar Boutique Hotel Malang melalui outlet Soga Too (Titik Koma Buring) berkolaborasi dengan komunitas Kemisan Jazz menggelar pertunjukan musik dalam rangka memperingati International Jazz Day, Rabu (30/4/2026). Acara berlangsung dalam suasana hangat dan dekat, memberi ruang bagi penikmat musik untuk menikmati jazz secara lebih intim.
Meski sempat diguyur hujan, kondisi tersebut disebut justru menambah ketenangan dan memperkuat nuansa akrab di antara peserta. Sejumlah pengunjung merasakan pengalaman yang berbeda saat mendengarkan alunan jazz dalam suasana tersebut.
Anggota Kemisan Jazz, Diko, menilai perkembangan musik jazz di Kota Malang semakin terbuka dan inklusif. Ia menyebut hadirnya jazz di ruang-ruang kecil di berbagai titik kota turut mendorong perluasan audiens. “Menurut saya jazz di Kota Malang semakin terbuka, lewat ruang-ruang kecil, Kemisan Jazz, dan show di beberapa titik kota Malang,” ujar Diko.
Diko juga memperkenalkan Kemisan Jazz sebagai komunitas yang terbuka bagi siapa saja. Komunitas ini berfokus pada kegiatan jamming, edukasi, serta upaya membangun ekosistem jazz di Malang.
Dalam upaya mendekatkan diri kepada masyarakat, Kemisan Jazz secara konsisten berpindah lokasi setiap minggu. Langkah ini dilakukan agar komunitas dapat menjangkau audiens baru dan memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk mendengarkan musik jazz.
Ke depan, Kemisan Jazz berharap perkembangan jazz di Malang terus berlanjut dan semakin inklusif. Mereka menargetkan lahirnya lebih banyak musisi baru, terbentuknya ekosistem yang kuat, serta menjadikan jazz sebagai bagian dari budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Sementara itu, Corporate Branding Manager The Shalimar Boutique Hotel Malang, Kartika Chandra Hapsari, mengatakan momentum International Jazz Day diharapkan dapat mendorong jazz agar semakin diterima oleh berbagai kalangan. “Jazz diharapkan dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat dan menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan beragam latar belakang,” ujarnya.
Kartika menegaskan komitmen The Shalimar Boutique Hotel dalam mendukung perkembangan seni dan komunitas di Kota Malang. Menurutnya, pihak hotel berupaya menyediakan ruang bagi para pelaku seni untuk terus berkarya dan berkembang.
Kolaborasi antara sektor perhotelan dan komunitas seni ini dinilai menjadi bentuk sinergi dalam memperkaya kehidupan budaya, khususnya di Kota Malang.