Aktivitas pasar kripto diperkirakan meningkat pada pekan ini seiring sejumlah proyek bersiap menjalankan agenda penting, mulai dari pembaruan produk hingga peningkatan infrastruktur jaringan. Seorang pengamat pasar kripto di media sosial X, The DeFi Investor, menyoroti beberapa katalis yang dinilai berpotensi memengaruhi pergerakan pasar dalam beberapa hari ke depan, termasuk faktor makro yang dapat berdampak pada sentimen investor.
Dari sisi pengembangan proyek, Hyperliquid menjadi salah satu yang diperhatikan. Platform tersebut dikabarkan akan merilis pembaruan HIP-4 yang menghadirkan fitur prediction market. Langkah ini disebut dapat memperluas kegunaan platform sekaligus mendorong aktivitas pengguna.
Pendle juga memberi sinyal ekspansi produk. Produk fixed yield berbasis PT yang mereka kembangkan disebut akan diperluas ke ekosistem Solana, yang berpotensi membuka peluang likuiditas baru di luar jaringan Ethereum.
Di sektor staking dan utilitas token, Kinetiq dijadwalkan meluncurkan pembaruan besar untuk produk liquid staking mereka, kHYPE v2. Pembaruan ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan menarik partisipasi pengguna yang lebih luas.
Sementara itu, pada sisi infrastruktur jaringan, Polygon dijadwalkan menjalankan Guiliano Hardfork pada 8 April. Pembaruan ini difokuskan pada peningkatan kecepatan dan performa jaringan, yang dapat berdampak pada aktivitas aplikasi terdesentralisasi (dApps) di dalam ekosistem Polygon.
Dari ranah DeFi, Aave dilaporkan mencatat perkembangan setelah proposal untuk menghadirkan Aave Savings Rate dengan imbal hasil tetap 4,25% disetujui. Persetujuan ini mengindikasikan dorongan menuju produk yield yang lebih stabil.
Selain agenda teknis proyek, perhatian pasar juga tertuju pada faktor makro. Tenggat ultimatum Presiden Amerika Serikat terhadap Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz disebut menjadi salah satu risiko utama yang dipantau pelaku pasar. Pada waktu yang sama, pertemuan FOMC pada 8 April juga menjadi sorotan investor untuk membaca arah kebijakan suku bunga ke depan.
Di tengah rangkaian agenda tersebut, Across Protocol turut memiliki momen penting. Proposal penukaran token ACX menjadi ekuitas perusahaan dijadwalkan berakhir pada 7 April, yang berpotensi memengaruhi perhatian investor terhadap proyek tersebut.

