BERITA TERKINI
Rupiah Melemah, Musisi Keluhkan Harga Peralatan Musik Impor Kian Mahal

Rupiah Melemah, Musisi Keluhkan Harga Peralatan Musik Impor Kian Mahal

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan dampaknya di industri musik, terutama pada kebutuhan peralatan yang mayoritas masih bergantung pada produk impor. Sejumlah musisi mengeluhkan biaya belanja alat musik yang ikut meningkat seiring melemahnya rupiah.

Musisi Baskara Putra menjadi salah satu yang menyampaikan keluhan tersebut melalui unggahan di akun media sosial X. Vokalis yang dikenal lewat proyek Hindia, Feast., dan Lomba Sihir itu menuturkan bahwa kenaikan harga barang terasa nyata baginya dalam beberapa waktu terakhir.

“Gue cukup pede untuk bilang bahwa gue ‘mampu’. Ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi yang, puji Tuhan, berhasil dan uangnya lebih dari cukup. Akhir-akhir ini gue merasa terdampak oleh kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah,” tulis Baskara, dikutip Minggu (7/6/2026).

Ia juga mengaitkan pengalamannya dengan kondisi ekonomi masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, jika dirinya yang merasa memiliki kemampuan finansial saja merasakan dampak kenaikan harga, maka beban yang dirasakan masyarakat bisa lebih berat.

“Kalau gue aja terdampak, gue enggak kebayang kalian bakal gimana. Serem,” lanjutnya.

Dalam unggahan lain, Baskara menjelaskan bahwa dampak paling terasa baginya terjadi pada belanja kebutuhan alat musik. Ia menyebut pembelian peralatan musik umumnya menggunakan patokan mata uang dolar, sehingga ketika rupiah melemah, biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih tinggi.