JAKARTA — Pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh kisaran Rp18.000 per dolar AS turut dirasakan musisi Baskara Putra. Ia menilai kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga berbagai barang, termasuk kebutuhan alat musik yang sebagian besar masih mengacu pada mata uang dolar.
Melalui unggahan di akun X (dulu Twitter), vokalis yang dikenal lewat proyek musik Hindia, Feast, dan Lomba Sihir itu mengungkapkan bahwa dirinya ikut terdampak oleh kenaikan harga seiring melemahnya rupiah.
“Gue cukup pede untuk bilang bahwa gue ‘mampu’. ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi yang, puji tuhan berhasil dan uangnya lebih dari cukup. akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah,” tulis Baskara, dikutip Minggu (7/6/2026).
Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi masyarakat secara luas. Menurutnya, jika ia yang merasa cukup mampu saja merasakan dampaknya, maka beban yang ditanggung masyarakat bisa lebih berat.
“Kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. serem,” tambahnya.