Bandar Lampung—Direksi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung menjalankan sejumlah agenda strategis sepanjang 18–22 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat tata kelola rumah sakit, serta memperluas sinergi dengan berbagai pihak.
Pada Senin (18/5/2026), RSUDAM menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Polresta Bandar Lampung dan BAZNAS Provinsi Lampung terkait pelayanan visum gratis bagi masyarakat kurang mampu. Kerja sama ini ditujukan untuk memperluas akses layanan bagi korban yang membutuhkan pemeriksaan visum namun terkendala biaya.
Sehari kemudian, Selasa (19/5/2026), jajaran direksi menerima audiensi Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Lampung. Pertemuan tersebut membahas peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus penguatan pencegahan maladministrasi di lingkungan RSUD milik Pemerintah Provinsi Lampung.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada Rabu (20/5/2026) dengan rapat persiapan operasional Gedung Forensik yang akan menjadi fasilitas penunjang pelayanan medis dan penegakan hukum di Lampung. Pada hari yang sama, direksi juga membahas progres serta rencana penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis di RSUD Abdul Moeloek sebagai bagian dari pengembangan rumah sakit pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan.
Pada Kamis (21/5/2026), RSUDAM mendapat pendampingan pra-penilaian maladministrasi dari Ombudsman RI. Kegiatan ini diarahkan untuk memastikan proses pelayanan publik berjalan sesuai standar, transparan, dan akuntabel. Masih di hari yang sama, jajaran direksi menghadiri pengukuhan Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung serta kabupaten/kota sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.
Agenda pekanan tersebut ditutup pada Jumat (22/5/2026) melalui audiensi antara Direksi RSUDAM dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya menjalin kolaborasi lintas sektor yang dapat mendukung pengembangan layanan dan kemudahan akses bagi masyarakat.
Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung menyatakan berbagai agenda yang dijalankan merupakan strategi berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat tata kelola rumah sakit, serta membangun sinergi dengan para pemangku kepentingan.
“Melalui kolaborasi dengan berbagai institusi, baik pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pengawas, maupun dunia usaha, RSUD Abdul Moeloek terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.