Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menggelar Konser Musik Amal Nasional untuk menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah pada Senin, 24 Februari 2026. Acara ini dipadukan dengan misi kemanusiaan dan disiarkan secara langsung melalui frekuensi Pro 1 RRI di seluruh Indonesia.
Konser tersebut merupakan kolaborasi antara LPP RRI dengan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK), serta komunitas Nada Bumi. Seluruh satuan kerja RRI dari berbagai daerah turut berpartisipasi untuk memperluas penyampaian pesan perdamaian dan kepedulian sosial kepada pendengar.
Di Lampung, RRI Bandarlampung mengundang para pemangku kepentingan di wilayah Provinsi Lampung untuk ikut terlibat dan menyalurkan donasi. Panitia pusat menyiapkan mekanisme penyaluran bantuan melalui sistem yang disebut transparan guna memastikan akuntabilitas dana yang terkumpul.
Kepala Stasiun LPP RRI Bandarlampung, Budi Suwarno, menyatakan konser musik amal ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial selama Ramadan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga ruang kebersamaan yang menyatukan masyarakat melalui siaran nasional.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen nyata RRI dalam menyemarakkan Ramadan melalui aksi sosial yang berdampak luas bagi umat,” ujar Budi Suwarno. Ia juga mengajak para stakeholder dan mitra kerja di Lampung berpartisipasi menyalurkan donasi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
RRI berharap, melalui jangkauan siaran Pro 1, pesan kebersamaan dan semangat berbagi dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil. RRI Bandarlampung juga menyatakan dukungan pada aspek publikasi dan penyebarluasan informasi sebagai bagian dari pelaksanaan program nasional tersebut.
Rangkaian acara ini diharapkan memberi warna baru bagi program Ramadan RRI 2026 sekaligus memperkuat persaudaraan lintas organisasi masyarakat dan komunitas. Setelah konser berakhir, RRI menyampaikan optimisme bahwa gerakan kedermawanan masyarakat dapat terus meningkat untuk mendukung agenda kemanusiaan ke depan.

