BERITA TERKINI
Ribuan Penonton Padati Lapangan Rampal, Festival Musik “Neverland” Berlangsung Meriah

Ribuan Penonton Padati Lapangan Rampal, Festival Musik “Neverland” Berlangsung Meriah

Lapangan Rampal, Kota Malang, dipadati ribuan penonton pada Sabtu malam (2/5) dalam festival musik bertajuk “Neverland”. Sejak sore, antrean panjang terlihat di pintu masuk, dengan mayoritas penonton berasal dari kalangan generasi muda.

Keramaian terus meningkat seiring matahari terbenam. Penonton memenuhi area hijau Lapangan Rampal untuk menyaksikan rangkaian penampilan musisi yang dijadwalkan berlangsung hingga tengah malam.

Puncak kemeriahan terjadi saat para penampil utama naik ke panggung. Tulus dan Nadin Amizah membawakan lagu-lagu dengan lirik puitis dan vokal yang memikat, sementara Rony Parulian menghadirkan penampilan emosional yang membuat penonton bernyanyi bersama.

Nuansa pertunjukan semakin beragam dengan hadirnya unit rock dan indie. The Adams dan For Revenge tampil energik, menghadirkan distorsi gitar dan aksi panggung yang membangkitkan semangat penonton di tengah udara malam Malang.

Selain menampilkan musisi nasional, “Neverland” juga memberi ruang bagi talenta lain seperti AlterSense, Danyannisa, dan The Wavings yang tampil sebagai pembuka dan mendapat sambutan positif dari penonton yang sudah hadir sejak awal.

Konser yang difasilitasi oleh platform tiket Artatix ini disebut berjalan lancar tanpa kendala berarti. Penyelenggara menilai tingginya antusiasme penonton menunjukkan ekosistem konser musik di Malang masih kuat dan terus berkembang.

Direktur Dipa Chandra Kusuma, Jordan Fernaldy, mengatakan pemilihan Malang sebagai lokasi acara didasarkan pada tingginya minat masyarakat terhadap pertunjukan musik. “Pecinta musik melirik Kota Malang sebagai salah satu kota dengan antusiasme yang sangat tinggi. Terselenggaranya acara ini berkat dukungan penuh para penggemar musik yang ikut meramaikan,” ujarnya di sela-sela acara.

Hingga acara berakhir, penonton tetap bertahan dengan tertib. Festival “Neverland” menjadi hiburan akhir pekan sekaligus menandai kuatnya semangat komunitas pecinta musik di Kota Malang.