BERITA TERKINI
Profil Tiga Perusahaan Agrinas Hasil Transformasi BUMN Karya pada 2025

Profil Tiga Perusahaan Agrinas Hasil Transformasi BUMN Karya pada 2025

Presiden Prabowo Subianto membentuk tiga perusahaan Agrinas melalui transformasi tiga BUMN Karya. Perubahan itu meliputi PT Yodya Karya (Persero) yang menjadi PT Agrinas Pangan Nusantara, PT Virama Karya (Persero) yang menjadi PT Agrinas Jaladri Nusantara, serta PT Indra Karya (Persero) yang menjadi PT Agrinas Palma Nusantara.

Transformasi PT Yodya Karya (Persero) menjadi Agrinas Pangan Nusantara didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP Nomor 39 Tahun 1970 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Negara (PN) Yodya Karya Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).

Sementara perubahan PT Virama Karya (Persero) menjadi Agrinas Jaladri Nusantara merujuk PP Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP Nomor 38 Tahun 1970 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Negara (PN) Virama Karya Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Adapun transformasi PT Indra Karya (Persero) menjadi Agrinas Palma Nusantara mengacu PP Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP Nomor 42 Tahun 1970 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Negara (PN) Indra Karya Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).

Di sisi lain, pada Senin, 11 Agustus 2025, Joao menyampaikan pernyataan di kantornya di Jakarta. “Saya merasa malu dan sangat bertanggung jawab atas yang terjadi selama enam bulan ini,” kata Joao.

Agrinas Pangan Nusantara

Pada pertengahan Mei 2025, Joao menyatakan Agrinas Pangan Nusantara tidak dimaksudkan sekadar menjadi pelengkap sektor, melainkan penggerak perubahan. Ia menyebut perusahaan ini merupakan transformasi dari BUMN konsultan menjadi entitas yang diarahkan untuk menjawab tantangan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Agrinas Pangan Nusantara disebut memiliki tiga pilar strategis. Pertama, pilar pangan yang berfokus pada ekstensifikasi dan intensifikasi lahan secara modern dan berkelanjutan. Kedua, pilar konsultan konstruksi yang melanjutkan keahlian perusahaan di bidang infrastruktur dan tata ruang. Ketiga, pilar konstruksi berupa pengembangan sarana dan prasarana pendukung ekosistem pangan.

Komisaris Agrinas Pangan Nusantara, Ida Bagus Purwalaksana, mengatakan peluncuran perusahaan bukan sekadar penggantian nama, melainkan babak baru peran strategis BUMN dalam menghadapi tantangan pangan ke depan. Ia menyebut Agrinas Pangan Nusantara membawa pendekatan menyeluruh dari lahan, proses budi daya, pascapanen, hingga distribusi yang dibangun secara terintegrasi, dengan tujuan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

Agrinas Jaladri Nusantara

Berdasarkan informasi dari laman resminya, Agrinas Jaladri Nusantara bergerak di bidang perikanan dan jasa konsultasi konstruksi. Pembentukannya ditujukan untuk mendukung misi swasembada pangan dan implementasi ekonomi biru sebagaimana diamanatkan dalam Astacita 2024-2029.

Perusahaan ini diarahkan menjadi aktor utama penguatan sektor perikanan nasional, mencakup perikanan tangkap, budi daya, pengolahan hasil perikanan, serta rantai pasok. Pendekatan yang diusung disebut modern, berbasis riset dan teknologi, serta berorientasi pada keberlanjutan.

Visi Agrinas Jaladri Nusantara adalah menjadi perusahaan perikanan terintegrasi bertaraf internasional yang mendukung swasembada pangan nasional dan lumbung pangan dunia. Misinya antara lain menjadi perusahaan perikanan terbesar di Indonesia dan menghasilkan makanan bergizi serta bermutu tinggi melalui produksi perikanan tangkap dan budi daya.

Misi lainnya mencakup peran sebagai penopang swasembada pangan sektor perikanan tangkap dan budi daya, pengembangan inovasi teknologi perikanan, serta hilirisasi hasil perikanan yang berkelanjutan. Selain itu, perusahaan juga disebut menargetkan peran sebagai kolaborator, agregator, dan akselerator strategis dengan para pemangku kepentingan, penggerak ekonomi kerakyatan, serta berkontribusi dalam mewujudkan manusia Indonesia yang berkualitas.

Agrinas Palma Nusantara

Mengacu pada situs resminya, Agrinas Palma Nusantara memiliki visi menjadi kontributor utama energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan swasembada energi nasional. Misinya mencakup penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan profesional.

Perusahaan juga menekankan pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter, patriotik, profesional, berintegritas, dan memiliki loyalitas tinggi. Selain itu, Agrinas Palma Nusantara menyatakan akan menjalankan praktik pengelolaan perkebunan yang baik (good agricultural practices) secara efektif, efisien, transparan, dan berkelanjutan.

Misi lain yang disebutkan adalah pelaksanaan riset variasi produk turunan (hilirisasi) dan pengembangan bisnis dengan mengedepankan aspek lingkungan, serta peningkatan produktivitas dan kualitas produk perkebunan agar memberi nilai tambah bagi negara dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Lini bisnis Agrinas Palma Nusantara terdiri dari dua bidang, yakni kelapa sawit sebagaimana disebut dalam Surat Kementerian BUMN Nomor S-61/MBU/-2/2025 serta konsultan konstruksi berdasarkan PP Nomor 57 Tahun 1961 dan Akta Notaris Nomor 108 Tahun 1972.