BERITA TERKINI
Pengadilan Tinggi London Tolak Gugatan Royalti Ahli Waris Personel The Jimi Hendrix Experience terhadap Sony Music

Pengadilan Tinggi London Tolak Gugatan Royalti Ahli Waris Personel The Jimi Hendrix Experience terhadap Sony Music

Sengketa hukum terkait katalog musik Jimi Hendrix berakhir setelah Pengadilan Tinggi London menolak gugatan royalti yang diajukan ahli waris dua personel The Jimi Hendrix Experience terhadap Sony Music.

Putusan tersebut dibacakan hakim Edwin Johnson pada Selasa (28/4), seusai persidangan yang berlangsung intensif selama tujuh hari sejak Desember 2025. Dalam amar putusannya, pengadilan menolak seluruh klaim yang diajukan keluarga Noel Redding dan Mitch Mitchell.

Dengan keputusan itu, Sony Music dinyatakan tidak berkewajiban membayar tambahan royalti sebagaimana dituntut kedua keluarga musisi tersebut.

Perkara ini bermula pada 2021 ketika keluarga Redding dan Mitchell menggugat pembagian royalti dari sejumlah album, termasuk Electric Ladyland. Mereka menilai pembagian yang diterima selama ini tidak adil.

Di sisi lain, Sony Music—pemegang lisensi distribusi karya Hendrix sejak 2009—menegaskan tidak memiliki kewajiban finansial terhadap keluarga kedua musisi. Dalam persidangan terungkap bahwa Redding dan Mitchell telah melepaskan hak atas royalti masa depan melalui kontrak rekaman yang ditandatangani pada 1966.

Hakim Johnson juga menyoroti adanya kesepakatan hukum lain pada awal 1970-an antara kedua musisi dan keluarga Hendrix, yang dinilai semakin memperkuat posisi Sony dalam perkara ini.

Sony Music menyambut putusan tersebut. Dalam pernyataan resminya, perusahaan menyatakan bersyukur karena sengketa yang berjalan lebih dari empat tahun akhirnya dapat diselesaikan.

Jimi Hendrix tetap dikenang sebagai salah satu gitaris paling berpengaruh dalam sejarah musik rock. Ia meninggal pada 1970 pada usia 27 tahun. Noel Redding wafat pada 2003, sementara Mitch Mitchell meninggal pada 2008.