Pembangunan Oakwood Sanur Bali resmi dimulai setelah InJourney Hospitality bersama PT Jaya Bumi Kencana (JBK) menggelar peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 25 April 2026. Proyek hunian jangka panjang (longstay) dan serviced residence berstandar internasional ini ditargetkan selesai pada 2028, dan dikembangkan di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur atau The Sanur.
Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) Christine Hutabarat mengatakan, pengembangan Oakwood Sanur Bali merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem health and wellness yang terintegrasi di kawasan The Sanur. Menurutnya, kehadiran hunian longstay dan serviced residence berstandar internasional ini menjadi fondasi wellness living yang terhubung dengan layanan kesehatan dan pariwisata.
InJourney Hospitality, selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Sanur, menyebut kolaborasi dengan Oakwood—brand internasional yang merupakan bagian dari The Ascott Limited—ditujukan untuk menghadirkan pengalaman pelanggan dan standar layanan berkelas global di kawasan tersebut. The Sanur sendiri diposisikan sebagai kawasan yang menggabungkan fasilitas kesehatan dan pariwisata.
Christine juga menyampaikan harapan agar pengembangan ini dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi, khususnya di Bali, sekaligus menjadi salah satu solusi untuk mengurangi jumlah masyarakat Indonesia yang memilih layanan kesehatan ke luar negeri. Ia menekankan integrasi antara hospitality, kesehatan, dan wellness dalam penguatan layanan di The Sanur.
Oakwood Sanur Bali akan dibangun di lahan sekitar 8.500 meter persegi dan direncanakan menghadirkan sekitar 227 unit hunian. Proyek ini menawarkan dua jenis produk, yaitu 148 unit layanan apartemen dan 79 unit residen, dengan pilihan mulai dari studio, dua kamar tidur, hingga penthouse.
Dari sisi desain, Oakwood Sanur Bali mengusung konsep Neovernacular Tropical Harmony, yang memadukan pendekatan tropis modern dengan nilai-nilai lokal Bali. Rancangannya menonjolkan ruang semi-outdoor untuk mendukung fungsi serta efisiensi energi, sekaligus menghadirkan fasilitas yang disebut mendukung senior living dan pengalaman tinggal yang selaras dengan alam.
Fasilitas yang direncanakan meliputi multifunction area, rooftop area, restoran, gym, serta fasilitas wellness untuk mendukung gaya hidup sehat dan aktif bagi penghuni. Proyek ini juga disebut menyasar kebutuhan hunian longstay yang berkaitan dengan aktivitas senior.
Direktur Utama PT Jaya Bumi Kencana Alex Widjaja menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan hunian berkualitas tinggi yang terintegrasi dengan ekosistem kesehatan modern dan wellness di kawasan The Sanur. Ia menyatakan kebutuhan terhadap wellness living dan longstay residence berstandar internasional dinilai terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan kualitas hidup berkelanjutan.
Sementara itu, Country General Manager The Ascott Limited-Indonesia Philip Barnes mengatakan Oakwood Sanur Bali akan mengusung konsep home and beyond, dengan kenyamanan layaknya rumah yang dilengkapi layanan konsisten dan fasilitas untuk mendukung kenyamanan serta produktivitas. Ia menyebut The Ascott Limited mendukung pengembangan ekosistem health & wellness di kawasan The Sanur.
Ke depan, The Sanur disebut akan diperkuat oleh empat ikon akomodasi premium, yakni Bali Beach Hotel-The Heritage Collection, The Meru Sanur, Premium Villa by SO/Sanur, dan Oakwood Sanur Bali. InJourney Hospitality menyatakan pengembangan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun portofolio akomodasi yang mampu bersaing di tingkat global.