Jakarta (ANTARA) — Pee Wee Gaskins tampil memanaskan panggung Magnumotion dalam gelaran Hammersonic Festival 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang, Banten, Sabtu.
Band pop punk dan alternatif itu membuka penampilan dengan membawakan lagu “Teriak Serentak” dari album A Youth Not Wasted (2016). Lagu pembuka tersebut disambut antusias oleh penonton yang memadati area depan panggung.
Vokalis Sansan kemudian menyapa penonton dan mengajak mereka menikmati momen festival. “Selamat bersenang-senang malam ini, ingat acara ini cuman satu, alangkah baiknya kita support, kalau enggak kita enggak bakalan ketemu,” ujar Sansan.
Suasana semakin ramai ketika Pee Wee Gaskins membawakan “Sassy Girl”, yang juga berasal dari album A Youth Not Wasted. Di lagu ini, penonton di area depan panggung mulai membentuk moshpit.
Penampilan berlanjut dengan deretan lagu dari album The Sophomore (2010), yakni “Heartbreak Can Be a Good Business” dan “You and I Going South”.
Di sela pertunjukan, Sansan memperkenalkan susunan personel yang berbeda dari biasanya. “Hammersonic kita bawa gitaris baru. Tadinya main keyboard, sekarang gitaris. Hybrid, hybrid,” kata Sansan.
Personel yang dimaksud adalah Omo, yang biasanya tampil sebagai keyboardis. Dalam penampilan di Hammersonic 2026, ia tampil sebagai gitaris. “Nama saya Omo, saya baru masuk kemarin, magang jadi gitaris,” ujarnya berseloroh, disambut sorakan penonton.
Pee Wee Gaskins menutup penampilan dengan “You and I Going South”, yang kembali mengundang partisipasi penonton di area depan panggung.
Selain penampilan di festival, Pee Wee Gaskins diketahui baru bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia sebagai label rekaman terbaru mereka pada April lalu, menandai fase baru dalam perjalanan karier band tersebut.
Hammersonic Festival 2026 merupakan festival musik rock dan metal berskala internasional yang rutin digelar di Indonesia sejak 2012. Acara ini dikenal sebagai salah satu festival metal terbesar di Asia Tenggara, menghadirkan berbagai subgenre—mulai dari metalcore, death metal, hardcore, hingga pop punk—serta menggabungkan musisi internasional dan band lokal dalam satu panggung.