Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan Muktamar NU akan digelar pada pertengahan 2026. Sejumlah persiapan disebut terus dimatangkan, termasuk pembentukan panitia inti.
Kepastian itu disampaikan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat bertemu tokoh-tokoh NU di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 29 Maret.
Gus Ipul menyatakan, panitia inti muktamar sudah terbentuk dan proses persiapan berjalan bertahap. Ia juga menyebut dirinya dipercaya menjadi ketua panitia untuk seluruh rangkaian kegiatan.
Menjelang pelaksanaan muktamar, PBNU juga merencanakan sejumlah agenda penting, di antaranya konferensi besar (konbes) serta musyawarah nasional (munas) ulama. Sejumlah tokoh Nahdiyin dilibatkan dalam kepanitiaan, baik sebagai panitia pengarah maupun pelaksana, termasuk Mohammad Nuh dan Amin Said Husni.
Saat ini, panitia masih menyusun struktur organisasi kepanitiaan secara lengkap serta menyiapkan materi yang akan dibahas dalam rangkaian konbes, munas, dan muktamar.
Adapun lokasi pelaksanaan muktamar belum ditetapkan. PBNU memperkirakan agenda besar tersebut akan berlangsung pada Juli atau paling lambat Agustus 2026.
Muktamar ini juga disebut menjadi momentum penting bagi kader NU karena membuka peluang bagi mereka yang memenuhi persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai Sekretaris Jenderal PBNU.

