BERITA TERKINI
PBNU Matangkan Munas Alim Ulama dan Konbes di Kediri, Bahas Persiapan Muktamar Agustus 2026

PBNU Matangkan Munas Alim Ulama dan Konbes di Kediri, Bahas Persiapan Muktamar Agustus 2026

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mematangkan persiapan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) yang dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juni 2026. Agenda ini menjadi salah satu forum penting bagi NU untuk merumuskan arah dan kebijakan strategis organisasi.

Munas dan Konbes akan digelar di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. PBNU menyebut komunikasi dengan pihak pesantren terus dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan acara.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengatakan Pesantren Al Falah memberikan dukungan penuh dalam persiapan teknis, mulai dari akomodasi, logistik, hingga aspek keamanan. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para pengasuh dan santri dalam menyiapkan kebutuhan penyelenggaraan.

Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menuturkan dirinya datang bersama sejumlah pengurus PBNU, termasuk Rais ’Aam, untuk meninjau langsung kesiapan lokasi. Ia menyampaikan fasilitas yang dibutuhkan telah dipersiapkan, seperti ruang sidang, penginapan, area konsumsi, hingga fasilitas kesehatan, guna menunjang kelancaran kegiatan.

Menurut PBNU, Munas dan Konbes merupakan forum tertinggi kedua setelah Muktamar. Selain membahas isu-isu keagamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan, salah satu agenda utama yang akan dibicarakan dalam pertemuan di Kediri adalah persiapan Muktamar PBNU yang dijadwalkan pada Agustus 2026.

Gus Ipul juga menyampaikan permohonan doa restu kepada jemaah NU dan masyarakat agar rangkaian agenda menuju muktamar berjalan lancar. Ia menegaskan pembahasan terkait muktamar, termasuk penentuan lokasi penyelenggaraan, akan dilakukan dalam Munas dan Konbes mendatang.

“Menyusul permintaan beberapa wilayah yang telah siap menjadi tuan rumah muktamar, akan kami bahas pada munas dan konbes yang akan datang,” kata Gus Ipul.

Dalam kegiatan peninjauan persiapan tersebut, turut hadir Rais ’Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar dan Wakil Rais ’Aam PBNU K.H. Anwar Iskandar, serta sejumlah pengurus lainnya.