Gampiri Interaksi Lestari menggelar program Aktivasi Maret di Gampiri Comunal Space, Jalan Karajalembah, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (31/3/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi berbagai komunitas untuk menyuarakan isu sosial, budaya, dan lingkungan melalui pendekatan kreatif.
Sejumlah komunitas lokal hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian acara. Salah satu penampilan yang menarik perhatian datang dari PAPPRI Sigi yang menghadirkan nuansa musik lokal di tengah suasana area kegiatan yang dikelilingi pepohonan dan tata cahaya berwarna-warni.
Dalam kesempatan itu, PAPPRI Sigi diwakili Yudi yang menyampaikan sejarah terbentuknya organisasi PAPPRI kepada peserta yang hadir. Menurutnya, PAPPRI berperan sebagai wadah bagi para pencipta lagu dan musisi untuk terus berkarya sekaligus melestarikan musik berbasis kearifan lokal.
“PAPPRI merupakan wadah bagi para pencipta lagu dan musisi untuk terus berkarya serta melestarikan musik, khususnya yang berbasis kearifan lokal. Kehadiran PAPPRI Sigi di kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan komunitas kreatif di Kota Palu dan Kabupaten Sigi,” kata Yudi dalam sambutannya.
Penonton tampak antusias menyaksikan pertunjukan musik yang dibawakan. PAPPRI Sigi membawakan karya berjudul “Sotedirindu” yang menggunakan bahasa lokal daerah Palu dan Sigi. Lagu tersebut menghadirkan nuansa emosional yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat, dengan lirik sederhana namun dinilai menyentuh.
Selain itu, PAPPRI Sigi juga membawakan lagu “Tabe”. Lagu ini bermakna “permisi” dalam bahasa Indonesia dan mengangkat nilai budaya serta etika dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sigi. Melalui “Tabe”, pesan tentang pentingnya sopan santun dan penghormatan terhadap sesama disampaikan dengan cara yang ringan namun bermakna.

