Studio Titikdua menggelar panggung seni bertajuk “Ringkang Gumilang” di area Jambansari, Ciamis, pada Sabtu malam, 6 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari samenan anak-anak sanggar asuhan Neng Peking (Rahmayati Nilakusumah) dan menghadirkan pertunjukan lintas usia dalam satu perayaan seni dan budaya.
Hujan deras sempat turun pada awal acara. Namun kondisi tersebut tidak menghentikan para penari cilik yang tetap tampil di atas panggung yang basah. Penonton pun bertahan menyaksikan pertunjukan dari tribun dengan payung dan mantel hujan. Saat hujan mulai reda, jumlah penonton bertambah dan area pertunjukan semakin ramai hingga acara berlangsung sampai larut malam.
Dalam gelaran ini, lebih dari 100 penari terlibat, mulai dari anak usia PAUD hingga ibu-ibu yang tergabung dalam keluarga besar Studio Titikdua. Keberagaman usia dan ragam penampilan menjadi salah satu ciri utama acara tersebut.
Sejumlah karya yang ditampilkan antara lain Baca Puisi Grand Prix; Tari Kele, Tari Balet, dan Tari Sulintang; Baca Sajak Ucing Dua Lima; Tari Sonteng, Tari Siuh, dan Tari Bajidor Kahot; Baca Sajak “Surat keur Aki Caraka”; Tari Topeng, Tari Rawayan, dan Tari Toka-toka; Tari Komposisi “Sajak Kawalian”; Monolog Gasik; Tari dan Puisi Studio Armagedon; Wirahma Gumilang; serta Tari Adu Manis.
Dari sisi produksi, pertunjukan didukung penataan artistik karya “Abah” Ugih Bastaman, video mapping dan pencahayaan oleh Aji Sngiaji, serta iringan musik dari Ki Pamanah Rasa, DGWG, dan Sakola Motekar. Keseluruhan rangkaian acara berada di bawah arahan Pimpinan Produksi Toni Lesmana.
Salah satu orang tua penari, Mamahnya Dilara, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara tersebut. “Alhamdulillah, mamah-mamah senang dan mendukung anak-anak untuk pentas. Meskipun semalam sempat diguyur hujan, tapi masyaallah, tidak memadamkan semangat anak-anak. Mamah-mamah pun jadi antusias dan menyaksikan sampai akhir acara. Haturnuhun, teteh,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari pemerintah daerah. Eman Sastrapraja dari Disporabudpar Ciamis menilai kegiatan semacam ini sejalan untuk mendukung program pemajuan kebudayaan daerah.

