Penggunaan efek gitar digital seperti Guitar Rig kian banyak dipilih musisi untuk kebutuhan produksi musik. Agar dapat dipakai dalam proses rekaman maupun pengolahan suara, plugin VST Guitar Rig perlu diintegrasikan terlebih dahulu ke Digital Audio Workstation (DAW) seperti FL Studio.
Guitar Rig merupakan plugin efek gitar berbasis Virtual Studio Technology (VST) yang dapat menghadirkan berbagai pemrosesan suara, mulai dari distorsi, delay, hingga simulasi amplifier secara digital. Di FL Studio, plugin ini digunakan sebagai efek, bukan instrumen virtual.
Untuk memasukkan Guitar Rig ke FL Studio, pengguna perlu memastikan Guitar Rig sudah terinstal di komputer. Setelah instalasi, file VST umumnya tersimpan di folder plugin yang dapat dibaca oleh FL Studio.
Tahap berikutnya adalah memindai plugin melalui menu Plugin Manager di FL Studio. Pengguna dapat menjalankan proses pemindaian (scan) agar sistem mendeteksi plugin baru yang sudah terpasang. Langkah ini diperlukan agar Guitar Rig muncul dalam daftar plugin.
Jika Guitar Rig sudah terdeteksi tetapi belum aktif, pengguna perlu mengaktifkannya dari daftar VST dengan mencentang atau menandai plugin tersebut agar bisa digunakan di proyek.
Setelah aktif, Guitar Rig dimasukkan ke bagian Mixer. Karena termasuk plugin efek, Guitar Rig dipasang pada channel Insert di Mixer, bukan pada channel utama (Master).
Langkah selanjutnya adalah melakukan routing audio. Input audio dari gitar atau instrumen lain harus diarahkan ke channel insert yang sudah dipasangi Guitar Rig agar efek dapat diproses secara real-time. Setelah semua tahapan ini dilakukan, Guitar Rig dapat digunakan untuk memainkan atau merekam gitar dengan efek sesuai kebutuhan produksi.
Sejumlah hal juga perlu diperhatikan. Penggunaan Guitar Rig di FL Studio disarankan didukung audio interface untuk mendapatkan kualitas suara yang lebih optimal dan latency yang lebih rendah. Selain itu, pengguna dianjurkan tidak memasukkan efek ke channel Master karena dapat memengaruhi seluruh audio dalam proyek.